
Ace Hasan Ajak Pers Bangun Jurnalisme Kebangsaan
9 menit yang lalu
Galeri Indonesia Kaya merayakan HUT ke-13 lewat teater musikal yang dibawakan 15 talenta muda RKIMB.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, Galeri Indonesia Kaya (GIK) mementaskan teater musikal bertajuk "Menanggung Dua Panggung" untuk merayakan hari jadinya yang ke-13. Pentas itu dibawakan 15 talenta muda yang tergabung dalam Ruang Kreatif Intensif Musikal Budaya (RKIMB) Batch 3.
Pementasan digelar di Grand Indonesia Jakarta pada Sabtu (24/10/2026). Menurut laporan yang sama, pentas ini ditampilkan dalam tiga pertunjukan pada 23 dan 24 Oktober 2026 di Galeri Indonesia Kaya.
Kisah "Menanggung Dua Panggung" ditulis oleh Aprilia Ramadhina, Jessica Gabriella, dan Widya Arifianti. Cerita ini menyoroti konflik hidup Ranting, seorang pemain teater yang terombang-ambing antara dedikasi pada panggung seni dan kesibukan dunia kerja.
Konflik batin Ranting dikemas dalam musikal bernuansa jenaka yang memancing tawa penonton pada penampilan pertamanya. Selain memadukan dialog dan gerak panggung, pentas ini membawakan lagu populer lintas genre.
Lagu yang dibawakan antara lain lagu Betawi "Keroncong Kemayoran", "Semua Ini Untuk Apa" karya Donne Maulana, "Makin Lelah" karya Payung Teduh, dan "Sempurnanya Aku" karya grup band NPD.
Pemeran Ranting, Jennifer Kristi Rengka, mengatakan persiapan pentas ini berlangsung sekitar dua bulan, dengan jadwal yang tidak berkesinambungan tetapi cukup intensif. Ia menyebut para peserta juga telah belajar di program RKIMB selama delapan bulan, lalu berlatih lagi di London selama dua minggu.
Pentas ini merupakan karya perdana peserta RKIMB Batch 3. Mereka telah menyelesaikan pelatihan seni panggung selama delapan bulan dan pelatihan musikal lanjutan bersama West End Stage di London pada Desember 2025.
Pemeran Jendra, Fathur Ojak, mengatakan karya ini hasil kolaborasi para penulis naskah dan pemain panggung dalam RKIMB. Menurut dia, pentas tersebut mencerminkan apa yang telah mereka pelajari di program itu.
Pemeran Boy, Herve Pierre Sidharta, mengatakan pelatihan di London memberi pemahaman baru yang diterapkan dalam pementasan ini. Menurut dia, teknik dan pendekatan bisa berbeda, tetapi kecintaan pada seni sama, dan Indonesia memiliki banyak potensi seniman untuk memajukan industri teater musikal.
RKIMB adalah program pelatihan musikal intensif gratis dari Indonesia Kaya untuk mengembangkan seniman panggung Indonesia, terutama calon pelaku teater musikal profesional. Program ini memadukan teknik berstandar internasional dengan muatan budaya Nusantara.