
Ring Tinju Kampung Melayu Diresmikan
48 menit yang lalu
Kompetisi di Tangerang menghadirkan perlombaan memasak, kopi, dan gelato dari peserta berbagai negara.
Terbit · 1 min read

Sekitar 1.100 koki dari berbagai negara mengikuti kompetisi kuliner dalam rangkaian KRISTAInterFOOD 2026. Menurut laporan Suara.com, mereka berkompetisi dalam lebih dari 30 kategori, termasuk teknik memasak, pembuatan kue dan roti, serta hidangan internasional.
Rangkaian kegiatan berlangsung pada 4–7 November 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang. Pameran tersebut merupakan penyelenggaraan ke-27 dan berlangsung hingga 7 November 2026.
Salah satu agenda kompetisi adalah La Cuisine Cooking Competition & Global Chef Championship 2026, yang digelar bekerja sama dengan Association of Culinary Professionals Indonesia. Ajang itu mempertemukan peserta untuk menunjukkan keterampilan dan kreativitas dalam kategori masakan tradisional maupun internasional.
Kompetisi kopi yang bekerja sama dengan Dewan Kopi Indonesia meliputi KIROC kategori pemanggangan biji kopi, Cup Taster (uji cita rasa kopi), Coffee Signature (racikan kopi khas), dan Manual Brew (seduh manual). Kategori-kategori tersebut menguji teknik pengolahan, karakter rasa, serta penyajian kopi.
Agenda lainnya, Gelato World Tour 2026, diikuti 10 kontestan dari 10 negara. Mereka memperebutkan satu tiket menuju kompetisi puncak di Italia.
Rangkaian acara juga mencakup Indonesia Food Innovation (IFI) 2026: Intermediate Product Edition, program kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian. Program ini berfokus pada pengembangan produk antara berbasis sumber daya lokal menjadi produk bernilai tambah dan berdaya saing.
Menurut laporan yang sama, KRISTAInterFOOD 2026 menghadirkan peserta dari 16 negara, termasuk partisipasi Paviliun Thailand, Amerika Serikat, dan China. Pameran itu menargetkan 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut menyediakan ruang pertukaran pengetahuan dan pengembangan keterampilan bagi profesional kuliner. Program IFI juga diarahkan untuk mendorong pengembangan bahan pangan lokal menjadi produk inovatif bagi pasar nasional maupun internasional.