
Karhutla Papua Selatan Ancam Habitat TN Wasur
13 menit yang lalu
Laporan ANTARA membahas kandungan pisang yang dikaitkan dengan tidur serta waktu konsumsinya.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, pisang mengandung sejumlah nutrisi yang dikaitkan dengan relaksasi dan kualitas tidur, termasuk triptofan, magnesium, kalium, serat, serta vitamin B6.
ANTARA menjelaskan bahwa triptofan merupakan bahan pembentuk protein yang digunakan otak untuk menghasilkan serotonin dan melatonin. Kedua hormon tersebut berperan dalam relaksasi dan pengaturan siklus tidur.
Laporan itu menyebut sejumlah penelitian menemukan triptofan dari makanan dapat membantu seseorang lebih mudah tidur dan memperoleh kualitas tidur yang lebih baik. ANTARA juga menyarankan pisang matang berwarna kuning, yang menurut laporan tersebut memiliki kandungan triptofan lebih tinggi.
Mengutip Healthline, laporan ANTARA menyebut magnesium berperan dalam menjaga ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur waktu tubuh mengantuk dan terjaga. Magnesium juga disebut dapat membantu merilekskan otot dan saraf serta mendukung produksi melatonin.
Pisang juga mengandung kalium, mineral elektrolit yang membantu menjaga fungsi otot, jantung, dan sel tubuh. Menurut laporan ANTARA, ketidakseimbangan elektrolit dapat mengganggu tidur, sementara kalium dapat membantu mengendurkan otot dan mencegah kram malam hari.
Kandungan serat pisang, termasuk pektin, disebut dapat memperlambat pengosongan lambung dan membuat kenyang lebih lama sehingga seseorang tidak terbangun karena lapar. Laporan itu menyebut pisang yang belum matang memiliki serat lebih tinggi, yang berubah menjadi gula seiring kematangan buah.
ANTARA juga menjelaskan vitamin B6 membantu mengolah triptofan menjadi serotonin, yang berkaitan dengan pengaturan melatonin. Untuk waktu konsumsi, laporan tersebut menyarankan pisang dimakan sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur agar tubuh memiliki waktu mencerna dan menyerap nutrisinya.