
Mojtaba Khamenei Sampaikan Syarat Akhiri Perang
12 menit yang lalu
Labu menyediakan serat dan sejumlah zat gizi, tetapi produk olahannya dapat mengandung gula tambahan.
Terbit · 1 min read

Labu kuning mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang dapat mendukung kesehatan mata, pencernaan, serta fungsi kekebalan tubuh. Menurut laporan ANTARA yang mengutip Real Simple, ahli gizi Melanie Marcus menyebut labu kaya akan serat serta vitamin A, C, dan E.
Laporan ANTARA dari Jakarta itu diterbitkan pada 28 Oktober 2026. Informasi mengenai manfaat dan risiko konsumsi labu dalam laporan tersebut merujuk pada keterangan sejumlah ahli gizi.
Beta-karoten memberi warna oranye pada labu dan dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Zat gizi itu berperan dalam menjaga penglihatan, mendukung kekebalan, serta memelihara kulit dan jaringan tubuh.
Labu juga mengandung lutein dan zeaksantin yang terkumpul di retina dan membantu melindungi mata dari stres oksidatif. Kandungan seratnya mendukung kesehatan usus dan pencernaan; satu cangkir labu kalengan mengandung sekitar tujuh gram serat.
Vitamin C dan E, serta tembaga, seng, dan zat besi, turut mendukung fungsi kekebalan tubuh. Kalium dan magnesium dalam labu juga bermanfaat bagi kesehatan jantung dan tulang.
Menurut laporan yang sama, ahli gizi Alexander LeRitz menilai konsumsi labu dalam porsi wajar setiap hari umumnya aman dan dapat menambah asupan serat, kalium, serta zat gizi mikro lainnya.
Peningkatan konsumsi serat secara mendadak dapat menyebabkan kembung atau bergas, terutama pada orang yang belum terbiasa menyantap makanan kaya serat. Konsumsi karotenoid dalam jumlah sangat besar dan terus-menerus juga dapat memicu karotenemia, perubahan warna kulit menjadi kuning-oranye yang umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik setelah asupannya dikurangi.
Ahli gizi Joy Dubost mengingatkan bahwa pai, minuman manis, dan makanan panggang berperisa labu dapat mengandung gula tambahan, lemak jenuh, atau kalori tinggi. Labu segar dapat diolah menjadi sup atau campuran makanan panggang, sedangkan bijinya dapat dipanggang sebagai camilan yang mengandung magnesium dan lemak tak jenuh.