
Sering Haus dan Buang Air Kecil Bisa Jadi Tanda Diabetes
10 menit yang lalu
Robin Esrock menyelami perairan Bermuda, mengunjungi bangkai kapal, dan melihat ancaman ikan singa bagi terumbu karang.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNNIndonesia.com, penulis perjalanan Robin Esrock menyelam di perairan Bermuda untuk mengeksplorasi keanekaragaman bawah laut dan mengunjungi bangkai kapal. Ekspedisi itu juga menelusuri kawasan yang dikenal melalui cerita Segitiga Bermuda.
Bermuda merupakan kepulauan di Samudra Atlantik Utara, di sebelah timur pesisir Amerika Serikat. Menurut laporan Canadian Geographic yang dikutip CNNIndonesia.com, terdapat lebih dari 300 bangkai kapal di perairan tersebut, yang kini menjadi habitat bagi ekosistem laut setempat.
Kisah Segitiga Bermuda kerap dikaitkan dengan gangguan navigasi, termasuk cerita kompas yang berputar. Horsfield, perwakilan Bermuda Underwater Exploration Institute, mengatakan kompas dari sejumlah periode yang diletakkan di geladak pernah berputar ke arah berbeda.
Horsfield menjelaskan bahwa jarum kompas lama dapat menyesuaikan arah secara acak ketika utara geografis dan utara magnetis berada dalam satu garis lurus pada kondisi atmosfer tertentu.
Dalam perjalanan itu, Esrock mengunjungi bangkai Pelinaion, kapal kargo berbendera Yunani dengan panjang sekitar 117 meter. Kapal tersebut karam pada 16 Januari 1940 setelah menabrak terumbu karang dekat St. David's Head.
Saat karam, Pelinaion sedang berlayar dari Afrika Barat menuju Baltimore, Amerika Serikat, dengan membawa bijih besi. Bangkainya berada pada kedalaman 6–21 meter, atau 20–70 kaki.
Sisa struktur kapal yang dapat diamati mencakup ketel uap besar, mesin utama, dan baling-baling cadangan. Sebagian besar bagian tersebut telah tertutup biota laut.
Pemandu selam lokal yang ditanya Esrock mengaku tidak pernah mengalami kejadian mistis, meski telah bertahun-tahun memandu penyelaman malam. Ancaman yang lebih menjadi perhatian penyelam setempat adalah ikan singa, spesies invasif asal Indo-Pasifik yang berpotensi mengganggu rantai makanan dan ekosistem terumbu karang Atlantik.
Pemandu lokal rutin menombak ikan singa untuk mengendalikan populasinya. Laporan tersebut tidak menyebutkan tanggal penyelaman Esrock.