
Mentrans: Usaha Transmigrasi Harus Berorientasi Pasar
12 menit yang lalu
Sayuran beku disebut memiliki gizi setara sayuran segar dan bisa menjadi alternatif saat sayuran segar mahal.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, anggapan bahwa sayuran beku kurang sehat dibandingkan sayuran segar karena telah melalui proses pengolahan kurang tepat. Sayuran beku tetap bisa mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh.
Laporan yang sama mengutip Verywell Health bahwa sayuran segar dan sayuran beku memiliki kandungan gizi yang setara. Dalam beberapa kondisi, sayuran beku bahkan bisa lebih segar daripada sayuran segar.
Sejumlah penelitian menemukan bahwa beberapa sayuran beku mengandung lebih banyak nutrisi tertentu dibandingkan produk yang didiamkan di suhu ruang atau lemari pendingin selama beberapa hari. Salah satu penelitian menemukan bayam yang disimpan pada suhu ruang selama seminggu kehilangan seluruh kandungan vitamin C, sedangkan bayam yang disimpan dalam keadaan beku kehilangan 30 persen vitamin.
Menurut laporan yang sama, sayuran beku umumnya dipanen saat sudah benar-benar matang. Sayuran itu lalu dicelupkan sebentar ke air panas sebelum dibekukan dengan cepat, dan proses ini berfungsi mempertahankan kandungan nutrisinya.
Teknik tersebut juga mampu membunuh sebagian bakteri dan menonaktifkan enzim yang dapat memengaruhi gizi, rasa, dan tekstur sayuran selama penyimpanan. Setelah itu, sayuran didinginkan dengan air es untuk menghentikan proses pemasakan, lalu ditiriskan, dikeringkan, dan dibekukan.
Sayuran beku bisa menjadi alternatif jika sayuran segar sulit ditemukan atau harganya naik. Menurut laporan yang sama, beberapa sayuran beku bahkan lebih bergizi daripada sayuran segar yang dijual di pasar swalayan.
Mengutip Healthline, sayuran beku cocok bagi orang yang ingin menghemat waktu memasak karena praktis dan mudah disiapkan, dan harganya terkadang lebih murah. Sayuran beku juga lebih mudah ditemukan di luar musim panen, dan karena tidak mudah membusuk atau layu, masa simpannya bisa mencapai 12 bulan.
Mengonsumsi sayuran beku disebut bisa menjadi cara sederhana menjaga pola makan seimbang karena dapat meningkatkan asupan antioksidan, vitamin, mineral, dan serat. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi sayuran secara rutin bisa mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker.
Menurut laporan yang sama, sayuran berkadar air rendah lebih cocok dibekukan. Contohnya wortel, jagung, buncis, kacang polong, dan asparagus.