
Polisi Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Jaya 2026
11 menit yang lalu
BNNP Aceh dan tim gabungan menemukan ladang ganja sekitar 18 hektare di Aceh Utara dan mengamankan empat terduga petani.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh bersama tim gabungan menemukan ladang ganja seluas lebih kurang 18 hektare di Kabupaten Aceh Utara dan mengamankan empat petani yang diduga terlibat penanaman.
Kepala BNNP Aceh Dedy Tabrani menyampaikan hal itu di Banda Aceh, Rabu (28/10/2026). Ladang tersebut berada di Dusun Alue Garut dan Dusun Cot Mancang, Desa Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
"Pengungkapan ladang ganja tersebut berlangsung dalam operasi gabungan pada Selasa (27/10). Selanjutnya para terduga petani ganja tersebut diserahkan kepada Polres Lhokseumawe untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Menurut Dedy, operasi itu melibatkan sekitar 90 personel gabungan dari BNNP Aceh, Polda Aceh, Satuan Brimob, dan Polres Lhokseumawe.
Menurut laporan yang sama, ladang tersebut berada pada ketinggian sekitar 207 meter di atas permukaan laut. Tanaman ganja yang ditemukan memiliki tinggi satu hingga dua meter, jarak tanam lebih kurang setengah meter, dan perkiraan usia dua hingga empat bulan.
Dedy mengaitkan pengungkapan itu dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. "Pengungkapan ladang ganja bersamaan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai wujud komitmen BNNP Aceh dalam memperkuat semangat perjuangan generasi muda melawan narkoba serta mewujudkan Aceh bersih penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," katanya.
Ia menegaskan bahwa momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan dan berperan nyata memerangi narkoba. Menurut Dedy, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup diperingati lewat seremonial, tetapi harus diwujudkan lewat tindakan nyata untuk melindungi masyarakat.
Dedy menambahkan, pengungkapan ini bagian dari komitmen BNN dalam menggelorakan perang terhadap narkotika sekaligus memperkuat Gerakan Desa Bersih Narkoba (Bersinar). "Upaya pemberantasan tidak hanya menyasar peredaran gelap narkotika, tetapi juga sumber produksinya. BNNP Aceh terus memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan semua elemen masyarakat mencegah serta memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," kata Dedy.