
The Remarried Empress Tayang 4 November
24 menit yang lalu
Operasi Patuh 2026 diarahkan untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan, bukan mengejar jumlah tilang.
Terbit · 1 min read

Korlantas Polri menegaskan Operasi Patuh 2026 bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan masyarakat, bukan mengejar jumlah tilang. Menurut laporan CNN Indonesia, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Turmudi meminta seluruh jajaran memahami tujuan tersebut.
Operasi itu berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Turmudi menyampaikan keterangannya pada Minggu (1/11/2026).
Korlantas mendorong operasi tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan fungsi lalu lintas secara menyeluruh, mulai dari keamanan dan keselamatan, penegakan hukum, registrasi dan identifikasi, hingga penanganan kecelakaan.
“Pastikan seluruh jajaran memahami bahwa Operasi Patuh merupakan momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan fungsi lalu lintas secara menyeluruh, baik dalam bidang Kamsel, Gakkum, Regident maupun penanganan Laka Lantas,” kata Turmudi.
Ia juga meminta jajaran kepolisian menempatkan pembentukan budaya tertib sebagai tujuan utama. “Tekankan kepada seluruh jajaran bahwa tujuan utama Operasi Patuh adalah membangun budaya tertib berlalu lintas, bukan mengejar kuantitas tilang,” sambungnya.
Menurut laporan yang sama, Turmudi menyatakan keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah pelanggaran yang ditindak. Kesadaran masyarakat mematuhi aturan dan kualitas pelayanan kepolisian lalu lintas juga menjadi ukuran.
Turmudi meminta setiap fungsi mengoptimalkan perannya. Bidang keamanan dan keselamatan bertugas meningkatkan edukasi, sedangkan penegakan hukum diminta melakukan penindakan secara profesional dan proporsional.
Bidang registrasi dan identifikasi diarahkan meningkatkan mutu layanan administrasi. Penanganan kecelakaan lalu lintas juga diharapkan berlangsung cepat dan profesional.
Selama operasi, jajaran lalu lintas diharapkan mengutamakan pendekatan humanis, edukatif, dan persuasif, sembari tetap menindak pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Korlantas berharap operasi mendorong perilaku berlalu lintas yang lebih disiplin, aman, tertib, dan berkeselamatan.