
PBB Peringatkan Ketegangan di Sahara Barat
36 menit yang lalu
Kedua pemimpin membahas kerangka perdagangan baru, sementara tim negosiasi akan menyusun naskah final dalam beberapa pekan mendatang.
Terbit · 1 min read

Perdana Menteri Kanada Mark Carney membahas kerangka kesepakatan perdagangan bilateral baru dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu (1/11/2026), menurut laporan ANTARA. Pembicaraan itu menjadi perkembangan dalam upaya mengakhiri ketegangan dagang kedua negara yang berlangsung selama beberapa bulan.
ANTARA melaporkan pembicaraan berlangsung antara kedua pemimpin, tetapi tidak menyebutkan lokasi percakapan. Carney menyampaikan keterangan mengenai pembicaraan tersebut melalui platform media sosial X.
Carney menyebut percakapan itu sebagai kelanjutan dari diskusi konstruktif mengenai garis besar kesepakatan perdagangan yang saling menguntungkan. Ia juga menyebut percakapannya dengan Trump sebagai pembicaraan yang baik.
Carney mengatakan pembicaraan itu akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterjangkauan bagi keluarga, serta menghormati bahasa, budaya, dan kedaulatan Kanada.
Menurut laporan ANTARA, tim negosiasi kedua negara akan berkoordinasi erat dalam beberapa pekan mendatang untuk merampungkan naskah final kesepakatan.
Pembahasan itu menyusul komentar Trump pada pekan sebelumnya bahwa Washington hampir mencapai kesepakatan dengan Kanada. Trump juga menuding Ottawa telah lama memperoleh keuntungan dengan mengorbankan kepentingan Amerika Serikat.
Hubungan dagang kedua negara masih diwarnai ketegangan setelah Kanada dan Amerika Serikat memberlakukan tarif terhadap barang-barang bernilai miliaran dolar. Tarif tersebut diberlakukan setelah sejumlah perundingan perdagangan sebelumnya gagal.
Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai percakapan kedua pemimpin tersebut, menurut laporan ANTARA.