
Marquez dan Bezzecchi Terlibat Insiden di Sprint Qatar
17 menit yang lalu
Polisi menangkap pria berusia 24 tahun setelah penembakan di Krakow; tiga jenazah ditemukan di rumahnya.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Reuters, penembakan terjadi di alun-alun utama Krakow, Polandia, pada Sabtu (7/11/2026). Enam orang tewas di lokasi, sementara tiga jenazah lain ditemukan di rumah terduga pelaku.
Polisi menembak dan menangkap seorang pria warga negara Polandia berusia 24 tahun setelah insiden tersebut. Menurut saksi, pelaku melepaskan tembakan secara acak dari dalam mobil ke arah orang-orang di alun-alun Krakow sekitar pukul 15.00 waktu setempat.
Menteri Dalam Negeri Polandia Marcin Kierwinski mengatakan 16 orang terluka dan dibawa ke rumah sakit, termasuk lima warga negara asing. Salah satu korban tewas yang telah diidentifikasi merupakan warga Inggris, sedangkan Kementerian Luar Negeri Portugal menyatakan seorang warga Portugal terluka dan dirawat di rumah sakit.
Kierwinski mengatakan bukti yang ditemukan mengarah pada dugaan bahwa pelaku dipengaruhi ideologi sayap kanan. Ia menyebut dugaan itu akan menjadi bagian dari penyelidikan.
Juru bicara kepolisian setempat Katarzyna Cislo mengatakan pelaku mengenakan pakaian bergaya militer dan menggunakan senjata militer. Menurut keterangannya, polisi juga menemukan banyak senjata dan amunisi di kendaraan pelaku.
Perdana Menteri Donald Tusk mengatakan tiga jenazah—dua perempuan dan seorang laki-laki—ditemukan di rumah terduga pelaku di Ostrowiec Swietokrzyski, kurang dari 200 kilometer di utara Krakow. Tusk menyebut ada indikasi kuat bahwa mereka merupakan keluarga dekat pelaku.
Tusk mengatakan pesawat nirawak digunakan untuk memeriksa bagian dalam rumah karena kemungkinan adanya ancaman keamanan. Ia juga menyebut kemungkinan terdapat banyak senjata di dalam rumah tersebut.
Menurut laporan CNN Indonesia, media setempat melaporkan warga telah dievakuasi dari bangunan tempat tinggal itu dan petugas antiteror masuk ke dalamnya. Kierwinski menyatakan polisi menembak pelaku tiga menit setelah menerima laporan dan memuji tindakan petugas yang menangkapnya.