
Korlantas Bantah Program SIM Gratis November 2026
14 menit yang lalu
Serangan di dekat Kedutaan Sri Lanka menewaskan seorang petugas dan melukai dua orang.
Terbit · 1 min read

Seorang petugas keamanan Yordania, Kopral Jawad Ali Khalaf Al Salaita, tewas setelah ditikam di dekat Kedutaan Besar Sri Lanka di Amman. Menurut laporan CNN Indonesia, serangan terjadi pada Kamis (5/11/2026) siang waktu setempat.
Serangan berlangsung sekitar pukul 12.20 waktu setempat pada Kamis (5/11/2026) di Jalan Medina Al Munawwara, Amman bagian barat. Al Salaita bertugas dalam unit keamanan diplomatik yang menjaga kedutaan tersebut.
Juru bicara Direktorat Keamanan Publik Yordania, Kolonel Amer Al Sartawi, mengatakan seorang pria menyerang korban secara tiba-tiba dengan benda tajam. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi meninggal akibat luka-lukanya.
Tim patroli turun tangan setelah serangan. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip stasiun televisi pemerintah Yordania Al Mamlaka dan Al Jazeera, pelaku berupaya merebut senjata milik Al Salaita.
Seorang petugas lain melawan dan berhasil melumpuhkan pelaku sebelum senjata api itu direbut. Petugas tersebut terluka di wajah, sedangkan pelaku juga mengalami luka-luka.
Sumber keamanan yang dikutip Al Jazeera menyebut pelaku membawa belati dan pisau serta menikam Al Salaita di leher ketika korban berada di pos penjagaan. Laporan itu juga menyebut seorang letnan dua melawan pelaku dalam pergulatan tersebut.
Direktorat Keamanan Publik menyatakan penyelidikan awal menunjukkan pelaku telah merencanakan serangan terhadap petugasnya. Pihak berwenang menyebut serangan itu sebagai "tindakan teroris yang pengecut".
Petugas yang terluka dirawat di Rumah Sakit Medical City dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Pelaku dibawa ke Rumah Sakit Dar Al Salam.