
Karangetang Meletus Tiga Kali, Status Waspada
10 menit yang lalu
Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung 14 hari dengan porsi pencegahan terbesar di tengah kenaikan kecelakaan lalu lintas.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya. Operasi selama 14 hari hingga 8 November itu mengutamakan tindakan pencegahan.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan di Surabaya, Senin (26/10/2026), bahwa operasi tersebut berlandaskan data Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim periode Januari-September 2026.
Berdasarkan data itu, angka kecelakaan lalu lintas meningkat 23 persen atau bertambah 4.766 kasus dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Menurut laporan yang sama, pelanggaran lalu lintas pada periode tersebut naik 25 persen dengan tambahan 94.895 pelanggaran.
“Data ini menjadi dasar dilaksanakannya Operasi Patuh Semeru 2026. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas, termasuk korban meninggal dunia dan luka berat,” kata Kapolda saat apel gelar pasukan di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya.
Dekananto bertindak sebagai inspektur upacara dalam apel yang menandai pelaksanaan operasi tersebut.
Operasi itu disusun dengan komposisi tindakan pencegahan sebesar 50 persen, langkah awal penegakan hukum (preemtif) 20 persen, dan represif 30 persen.