
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Sulut
15 menit yang lalu
Seratus personel Brimob Polda Bali diperbantukan di bawah koordinasi Polda Kalsel untuk menangani karhutla.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, sebanyak 100 personel Brimob Polda Bali memperkuat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel). Mereka bertugas dengan status Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah koordinasi Polda Kalsel.
Hal itu disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Banjarbaru, Senin (26/10/2026).
Ia menyebut pengerahan pasukan tambahan tersebut berasal dari pimpinan tertinggi Polri. "Pengerahan tambahan pasukan ini dilakukan atas perintah langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto," kata Rosyanto.
Menurut laporan yang sama, dari total 100 personel BKO itu, satuan dibagi dan ditempatkan ke sejumlah wilayah strategis yang menjadi titik prioritas penanganan karhutla.
Satu peleton ditugaskan di wilayah Polres Barito Kuala dan satu peleton disiagakan di Polresta Banjarmasin. Satu peleton lainnya ditempatkan di Mapolda Kalsel untuk siaga di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, personel BKO Polda Bali didampingi unsur Satuan Brimob Polda Kalsel. Polda Kalsel juga melengkapi pasukan dengan alat pelindung diri (APD) serta dukungan vitamin.
Langkah ini dinilai krusial mengingat risiko tinggi di lapangan, terutama bagi personel yang berada di garis depan pemadaman. Kapolda berharap tambahan kekuatan tersebut dapat memperlancar dan memaksimalkan operasional pemadaman karhutla di Kalimantan Selatan.
Para personel juga diingatkan untuk menjaga disiplin dan nama baik institusi, serta memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama menjalankan misi kemanusiaan tersebut. "Tetap jalin sinergitas dengan semua unsur yang ada di lapangan, kekompakan dan kolaborasi adalah kunci kekuatan kita," tegas Kapolda.