
76ers Kalahkan Hornets 109-104
10 menit yang lalu
Sebanyak 1.816 personel dikerahkan dalam penggerebekan yang menyita narkoba dan senjata tajam.
Terbit · 1 min read

Tim gabungan Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek lokasi yang diduga menjadi markas peredaran narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Menurut laporan ANTARA, penggerebekan berlangsung pada Minggu (1/11/2026).
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Adhe Hariadi mengatakan tim gabungan mulai menyisir kawasan sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi yang disisir berada di Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok.
Sebanyak 1.816 personel dikerahkan dari Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara, dan Brimob Polri. Adhe menyebut tim gabungan juga melibatkan BNN.
Menurut laporan yang sama, petugas menggunakan kereta rel listrik atau Commuter Line dari Stasiun Tanjung Priok menuju kawasan tersebut. Kereta dipakai sebagai transportasi alternatif untuk menjangkau jalur Kampung Bahari dan Kampung Muara Bahari.
Setibanya di lokasi, petugas turun dari kereta dan menyisir kawasan. Mereka mendatangi lapak-lapak di sepanjang rel serta permukiman penduduk yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba.
Laporan ANTARA menyebut orang-orang yang diduga terkait komplotan narkoba memberikan perlawanan. Rincian mengenai perlawanan itu tidak dijelaskan dalam laporan.
Dari penggeledahan, petugas menyita sejumlah barang bukti narkoba dan senjata tajam. Petugas gabungan juga menangkap sejumlah orang yang diduga terlibat, tetapi kepolisian belum merinci jumlahnya.
“Untuk pelaku diamankan Direktorat Narkoba Polda,” kata Adhe. Laporan tersebut tidak menyebutkan rincian lebih lanjut mengenai barang bukti yang disita maupun orang-orang yang ditangkap.