
IPB Jelaskan Risiko Anak Ayam Warna-warni
10 menit yang lalu
Hikmahbudhi menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah dan berkomitmen merespons isu nasional.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) Agustina menyatakan organisasinya siap bersinergi dengan pemerintah untuk mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global.
Agustina dilantik memimpin Hikmahbudhi periode 2026-2028 dalam acara di Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Jakarta, Kamis (5/11/2026). Laporan itu menyebutkan pelantikan tersebut menjadi kali pertama sejak organisasi berdiri pada 1971 seorang perempuan memimpin Hikmahbudhi.
Dalam keterangan di Jakarta, Agustina berharap kerja sama dengan Kemenpora dapat menjadi dasar strategis untuk mencapai tujuan tersebut. Ia mengatakan, “Saya harap sinergi erat dengan Kemenpora dapat menjadi fondasi strategis untuk mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan berdaya saing global,” menurut laporan ANTARA.
Dalam pidato perdananya, Agustina menyebut terpilihnya sebagai ketua umum sebagai bukti bahwa Hikmahbudhi menerapkan prinsip kesetaraan. Ia mengatakan, “Kepemimpinan sesungguhnya tidak ditentukan oleh jenis kelamin, melainkan oleh kapasitas, integritas, dan dedikasi,” menurut laporan yang sama.
Agustina menilai perjuangan kesetaraan hak sejalan dengan nilai-nilai Buddhis, yang mengakui potensi kebijaksanaan setiap manusia tanpa memandang gender. Ia menyampaikan hal itu dalam konteks kepemimpinannya di organisasi tersebut.
Dengan tema “Bersatu, Berjuang, Berdikari, Mengabdi untuk Negeri”, Agustina mengatakan kegiatan Hikmahbudhi tidak hanya berfokus pada urusan internal. Organisasi itu juga berkomitmen merespons isu nasional, termasuk pemulihan ekonomi dan krisis iklim.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, yang memberikan sambutan dalam pelantikan, menekankan peran pemuda dalam merawat kebinekaan. Ia menyerukan agar gerakan kepemudaan menjadi bagian nyata dalam mendukung perkembangan bangsa, menurut laporan ANTARA.
Pelantikan tersebut turut dihadiri anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriadi, Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, serta Ketua Umum Permabudhi sekaligus anggota Watimpres RI Philip Kuntjoro Widjaja. Pimpinan organisasi kemasyarakatan dan pemuda Cipayung Plus juga hadir.