
Gibran Tekankan Sanitasi dalam Program Bedah Rumah
15 menit yang lalu
Laporan ANTARA menyebut belum ada bukti kuat bahwa makanan pedas secara langsung menyebabkan radang usus buntu.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA yang terbit Selasa (3/11/2026), belum ada bukti ilmiah kuat bahwa konsumsi cabai atau makanan pedas secara langsung menyebabkan radang usus buntu atau apendisitis. Anggapan tersebut membuat sebagian orang khawatir ketika mengalami sakit perut setelah makan pedas.
Usus buntu merupakan organ kecil berbentuk kantong yang menempel pada bagian awal usus besar, di sisi kanan bawah perut. Radang terjadi ketika organ itu meradang dan membengkak.
Laporan tersebut menyebut penyumbatan pada bagian dalam usus buntu sebagai salah satu penyebab yang sering ditemukan. Penyumbatan dapat terjadi akibat tinja yang mengeras, pembengkakan jaringan di dinding organ, atau kondisi yang menghambat salurannya.
Saat saluran tersumbat, bakteri dapat berkembang biak dan memicu infeksi. Peradangan bisa memburuk jika tidak segera ditangani.
Nyeri usus buntu umumnya bermula di sekitar pusar, lalu berpindah ke bagian kanan bawah perut. Rasa sakit biasanya semakin kuat dalam beberapa jam dan dapat memburuk saat berjalan, batuk, atau bergerak.
Gejala lain yang dapat menyertai antara lain mual, muntah, kehilangan nafsu makan, demam, perut kembung, serta perubahan pola buang air besar. Sakit perut setelah makan pedas tidak otomatis menandakan radang usus buntu.
Jika mengalami nyeri perut yang semakin parah, terutama disertai gejala tersebut, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Radang usus buntu membutuhkan penanganan cepat karena dapat menyebabkan usus buntu pecah dan memicu infeksi serius di rongga perut.