
Krakatau Steel Kembangkan Hilirisasi Nikel
14 menit yang lalu
Hujan berpotensi terjadi di berbagai wilayah, disertai gelombang laut hingga 2,5 meter di sejumlah perairan.
Terbit · 1 min read

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia. Menurut laporan ANTARA, prakiraan BMKG juga mencakup hujan yang berpotensi disertai petir di beberapa kota.
Prakiraan itu berlaku untuk Kamis (29/10/2026). Hujan berpotensi disertai petir di Padang, Jambi, Tanjung Pinang, Bengkulu, dan Jakarta.
BMKG menjelaskan sirkulasi siklonik yang terbentuk di perairan utara Aceh memicu pertemuan dan perlambatan angin di perairan tersebut, Selat Malaka bagian utara, serta wilayah di sekitar sirkulasi. Kondisi itu dapat mendukung pertumbuhan awan hujan dan meningkatkan potensi hujan di sekitarnya.
Menurut laporan yang sama, hujan ringan diprakirakan terjadi di sejumlah kota di Sumatera, antara lain Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Pangkalpinang, dan Bandar Lampung. Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, prakiraan hujan ringan mencakup Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Denpasar.
Di Kalimantan, Pontianak berpotensi mengalami hujan sedang, sementara Tanjung Selor dan Palangka Raya diprakirakan hujan ringan. Samarinda dan Banjarmasin berpotensi mengalami udara kabur.
Di Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju. Makassar, Palu, dan Manado diprakirakan berawan tebal; Gorontalo berpotensi mengalami asap atau kabut, sedangkan Kendari berpotensi mengalami udara kabur.
Di Indonesia bagian timur, hujan ringan berpotensi terjadi di Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, dan Merauke. Ternate diprakirakan berawan tebal, sedangkan Jayapura berpotensi mengalami udara kabur.
BMKG juga memperkirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia barat Sumatera, perairan selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Bali, Laut Maluku, serta Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua. Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta memperhatikan perkembangan cuaca dan gelombang sebelum berlayar.
BMKG mengimbau masyarakat menyesuaikan kegiatan dengan cuaca setempat dan mewaspadai hujan lokal. Masyarakat juga diminta mengantisipasi risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan yang masih mengancam sejumlah wilayah.