
Pertamina Dorong Inovasi Anak Muda
13 menit yang lalu
Banjir merendam permukiman dan fasilitas umum di dua kecamatan; tiga KK mengungsi.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, banjir di Kota Subulussalam, Aceh, berdampak terhadap 1.985 kepala keluarga (KK). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti menyampaikan data tersebut dalam laporan di Banda Aceh pada Rabu (28/10/2026) malam.
Banjir melanda Kecamatan Sultan Daulat dan Kecamatan Rundeng setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (24/10/2026).
Menurut laporan yang sama, luapan Sungai Lae Souraya dan Sungai Rikit menggenangi permukiman penduduk. Tiga desa di Kecamatan Sultan Daulat dan 18 desa di Kecamatan Rundeng terdampak.
Bahron mengatakan jumlah warga yang mengungsi sementara tercatat tiga KK di Desa Sibuasan. Jumlah jiwa yang terdampak masih dalam pendataan.
BPBA melaporkan tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut. Informasi itu disampaikan Bahron dalam laporan BPBA.
Genangan juga merendam 2.013 rumah serta berdampak pada jalan desa, lahan perkebunan dan pertanian, sekolah, dan tempat ibadah.
Hingga laporan BPBA disampaikan pada Rabu (28/10/2026) malam, air di wilayah terdampak dilaporkan belum surut. Laporan tersebut tidak menyebutkan waktu kejadian secara lebih rinci.
BPBD Kota Subulussalam melakukan kajian cepat dan mengerahkan anggota Tim Reaksi Cepat ke lokasi untuk evaluasi, pendataan, serta pemantauan.