
Wamenaker Dorong Keterampilan Digital Insan Pers
15 menit yang lalu
Dokter kulit menilai mandi pagi dan malam sama-sama baik bagi kulit, dengan manfaat yang berbeda.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, dokter spesialis kulit di New York Dermatology Group, Carmen Castilla, menjelaskan perbedaan manfaat mandi pada pagi dan malam hari. Penjelasan itu disampaikan dalam siaran Real Simple pada Minggu (1/11/2026) waktu setempat.
Castilla menyampaikan bahwa perdebatan soal waktu mandi terbaik sudah berlangsung sejak lama. Menurut dia, kedua waktu tersebut sama-sama baik bagi kesehatan kulit.
Mengutip studi Sleep Foundation, Castilla menyebut sekitar 41,8 persen orang mandi pada pagi hari. Menurut laporan yang sama, mandi pada waktu ini dapat mengangkat keringat dan sel kulit mati serta mencegah bau badan akibat keringat di malam hari.
Mandi pagi juga membantu tubuh terasa segar lebih cepat, terutama bila memakai air bersuhu lebih dingin. Castilla menjelaskan bahwa air dingin dapat meningkatkan kortisol, hormon stres, yang memberi energi sehingga lebih cocok dipilih pada pagi hari.
Manfaat lain mandi pagi adalah rambut lebih mudah ditata karena baru dicuci dengan sampo. Namun, Castilla meyakini aroma sampo tidak berdampak lain pada rambut dan menyatakan tidak ada bukti ilmiah bahwa aroma berbeda memberi manfaat lebih pada waktu berbeda.
Sementara itu, mandi pada malam hari membantu menenangkan pikiran sebelum tidur. Castilla menilai hal ini terjadi karena sepanjang hari tubuh berkeringat akibat berbagai aktivitas serta terpapar kotoran dan bahan kimia dari lingkungan. Mandi singkat sebelum tidur memastikan produk, kotoran, dan debu yang menempel hilang sehingga tubuh dalam kondisi bersih saat tidur.
Agar tubuh lebih rileks, tidak tegang, dan tidur lebih nyenyak, Castilla menyarankan air hangat saat mandi malam. Ia tidak menyarankan air yang terlalu panas karena dapat mengeringkan kulit. Menurut dia, air hangat justru membantu mendinginkan tubuh dengan melebarkan pembuluh darah di kulit, sehingga panas cepat dilepaskan setelah keluar dari kamar mandi. Penurunan suhu tubuh itu menjadi salah satu sinyal bahwa sudah waktunya tidur.
Bagi orang berkulit kering atau dengan kondisi tertentu, Castilla menyarankan pelembab yang dapat menghidrasi kulit dipakai tepat sebelum tidur agar kulit lebih terjaga.
Pada akhirnya, pilihan waktu mandi kembali pada preferensi pribadi dan waktu luang masing-masing. Castilla menekankan bahwa melewatkan waktu mandi dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.