
Laba Sebelum Pajak Superbank Tumbuh 376%
13 menit yang lalu
FASTA Rescue menyiapkan relawan untuk mendukung mitigasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Terbit · 1 min read

Forum Alumni Siswa Pecinta Alam (FASTA) Rescue menyiapkan relawan terlatih untuk mendukung mitigasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurut laporan ANTARA, Ketua FASTA Rescue Rio Susanto menyebut pembentukan unit itu ditujukan untuk menjawab kebutuhan relawan yang siap menghadapi medan sulit.
Dalam keterangan di Jakarta, Rio menyampaikan bahwa relawan memerlukan kesiapan fisik dan mental untuk bertugas di medan sulit, termasuk kawasan hutan yang terbakar.
FASTA Rescue mengembangkan kompetensi dasar anggotanya, seperti navigasi darat, kemampuan bertahan di alam bebas, kerja tim, dan pertolongan pertama, untuk mendukung manajemen bencana.
“Kami membekali anggota dengan pendidikan dan pelatihan prosedur penanganan bencana yang ketat. Kunci dari penanganan karhutla bukan hanya saat api membesar, melainkan pada penguatan kapasitas mitigasi, deteksi dini, dan kesiapsiagaan di tingkat tapak,” ujar Rio.
Menurut laporan yang sama, pelatihan FASTA Rescue didukung otoritas kebencanaan seperti BNPB dan Basarnas. Pelatihan itu mencakup taktik pemadaman dari darat dan keselamatan di medan.
Organisasi tersebut membangun jejaring relawan dari kalangan siswa dan alumni pecinta alam yang siap dimobilisasi untuk mendukung pemantauan titik api. Upaya lainnya meliputi edukasi kepada masyarakat sekitar hutan tentang kelembapan lahan gambut dan risiko membuka lahan dengan cara membakar.
FASTA Rescue bersinergi dengan instansi pemerintah, pihak swasta, dan organisasi lingkungan untuk mendukung distribusi bantuan logistik serta evakuasi korban dampak asap. Najwa Defianti, anggota Sispala Jakarta yang mengikuti pelatihan, menyampaikan bahwa pembekalan itu memberinya perspektif baru tentang pemanfaatan pengalaman mendaki untuk membantu masyarakat dan melindungi hutan saat keadaan darurat.
FASTA Rescue merupakan unit penanggulangan bencana di bawah Forum Alumni Siswa Pecinta Alam Jakarta. Organisasi itu bergerak dalam mitigasi, kesiapsiagaan, respons darurat, dan pemulihan pascabencana, serta berharap dapat menjadi mitra pemerintah dalam menekan luas kebakaran hutan dan memperkuat ketahanan masyarakat.