
Pemkot Jakarta Utara Libatkan Pemuda dalam Pembangunan
15 menit yang lalu
FKN mengajak pemuda merawat keberagaman, memperkuat persatuan, dan mengembangkan daya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Terbit · 1 min read

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Forum Keberagaman Nusantara (FKN) Tuanku Alamsyah Arif Rahmansyah Marbun menyebut Sumpah Pemuda sebagai ruh keberagaman yang dapat memperkuat Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan pandangan itu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Alamsyah mengatakan kekuatan Indonesia terletak pada masyarakat dengan beragam suku, bahasa daerah, keyakinan, dan budaya yang terikat sebagai satu bangsa. Ia menyebut perbedaan sebagai anugerah yang mempersatukan.
“Perbedaan bukanlah dinding pemisah, melainkan anugerah agung yang mengikat kita dalam satu rumah besar bernama Indonesia,” kata Alamsyah, seperti dikutip ANTARA.
Ia menilai Hari Sumpah Pemuda bukan hanya peringatan sejarah, tetapi juga momentum bagi generasi muda untuk memperkuat ketahanan batin menghadapi globalisasi dan individualisme digital. Menurutnya, ego kelompok, fanatisme sempit, dan prasangka antarsuku perlu diatasi.
“Mari kita ganti ego dengan kasih sayang, dan curiga dengan saling percaya. Dari cinta, lahir persatuan yang tak tergoyahkan,” ujarnya.
FKN mengusung tiga hal yang disebut penting bagi pemuda, yakni beragam, bersatu, dan berdaya. Alamsyah mengajak pemuda merayakan perbedaan, berpegang pada Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, serta mengarahkan kemampuan mereka untuk memajukan bangsa dan menjawab tantangan global.
Menurut laporan yang sama, Alamsyah mengatakan FKN menyuarakan pentingnya merawat keberagaman melalui perjalanan di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Banten, Kalimantan, Yogyakarta, dan Maluku Utara. Ia juga mengajak pemuda menjaga semangat Sumpah Pemuda 1928 dan melangkah bersama menuju Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.