
Leani Ratri Raih Perak Tunggal Putri SL4
13 menit yang lalu
Gempa di Tibet menewaskan 16 orang dan melukai 32 lainnya; tim penyelamat dikerahkan ke wilayah terdampak.
Terbit · 1 min read

Gempa bermagnitudo 7 mengguncang wilayah Tibet, China, dan dilaporkan menewaskan 16 orang serta melukai 32 lainnya. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Reuters, tim penyelamat dikerahkan ke wilayah terdampak.
Gempa terjadi sekitar pukul 22.33 waktu setempat pada Kamis (22/10/2026). Pusatnya berada di dataran tinggi Nagqu, Tibet utara, pada kedalaman 10 kilometer, sekitar 400 kilometer dari Lhasa.
Pusat Jaringan Gempa China (CENC) mencatat ketinggian rata-rata wilayah dalam radius lima kilometer dari pusat gempa mencapai 4.864 meter di atas permukaan laut. CENC juga menyebut guncangan terasa jelas di daerah setempat.
Seorang warga mengatakan dirinya terbangun akibat guncangan kuat dan mendengar rumahnya berderit. Sejumlah rumah di desa-desa sekitar pusat gempa dilaporkan mengalami keretakan.
Tim pemadam kebakaran dan penyelamat setempat bergerak menuju wilayah terdampak untuk melakukan penanganan darurat. Xinhua melaporkan bahwa hingga pukul 02.25 pada Jumat (23/10/2026), 11 korban luka dalam kondisi serius dan 21 lainnya mengalami luka ringan.
Otoritas setempat juga menemukan sedikitnya dua orang terluka di sebuah desa dekat pusat gempa. Beberapa gempa susulan bermagnitudo sekitar 3 hingga 4 tercatat di wilayah sekitar setelah gempa utama.
Laporan CNBC Indonesia menyebut gempa bermagnitudo 7 itu merupakan yang terkuat melanda China sejak Januari 2024. Sebelumnya, gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang Yushu, Provinsi Qinghai, pada 2010 dan menewaskan sedikitnya 2.698 orang, sementara hampir 300 lainnya dilaporkan hilang.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.