
Polri dan KPAI Perkuat Perlindungan Anak
17 menit yang lalu
KAI Commuter mengatur 1.065 perjalanan harian dan menyiapkan penambahan sarana untuk memenuhi kebutuhan pengguna.
Terbit · 1 min read

KAI Commuter mengoperasikan 89 rangkaian untuk melayani 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek setiap hari kerja. Menurut laporan ANTARA, Direktur Utama KAI Commuter Purnomo Sidi mengatakan pengaturan itu ditujukan untuk menjaga layanan di seluruh lintas.
Purnomo menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta pada Sabtu (7/11/2026). Pengaturan perjalanan ditujukan untuk mengakomodasi mobilitas pengguna dari kawasan penyangga, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Menurut laporan yang sama, KAI Commuter menjaga jarak waktu antarkereta dan menyesuaikan pola peredaran rangkaian dengan kondisi di lapangan. Penyesuaian dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat keterisian pengguna di setiap lintas.
Perusahaan mencatat 303.792.024 pengguna Commuter Line selama Januari hingga Oktober 2026. Pada Oktober saja, jumlahnya mencapai 32.312.018 orang, naik 1,68 persen dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat 31.776.933 pengguna.
Untuk mengatur kapasitas, KAI Commuter mengoperasikan 22 rangkaian dengan susunan delapan kereta, 34 rangkaian dengan susunan 10 kereta, dan 33 rangkaian dengan susunan 12 kereta. Purnomo menyebut konsistensi jarak waktu perjalanan dan rekayasa peredaran rangkaian sebagai strategi pelayanan.
ANTARA juga melaporkan bahwa KAI bersama KAI Commuter mempercepat pengadaan sarana untuk menambah kapasitas angkut. Pengiriman delapan rangkaian sisa dari pengadaan tahap awal sebanyak 16 rangkaian dikoordinasikan dengan PT INKA dan ditargetkan tiba pada 2027.
Hingga Oktober 2026, delapan rangkaian dari pengadaan tahap awal telah dikirim; tujuh di antaranya beroperasi dan satu lainnya masih menjalani uji coba. KAI juga merencanakan pengadaan 23 rangkaian baru berkonfigurasi 12 kereta dalam dua hingga tiga tahun ke depan, termasuk delapan rangkaian dengan skema pembiayaan Penyertaan Modal Negara.
Peningkatan kapasitas listrik di lintas Rangkasbitung menjadi salah satu upaya mendukung pengoperasian rangkaian baru. Purnomo mengatakan KAI Commuter tetap mengoptimalkan perawatan sarana dan menyampaikan permohonan maaf atas kemungkinan ketidaknyamanan selama penyesuaian pola peredaran rangkaian.