
Saudi Cegat Dua Rudal Houthi ke Riyadh
19 menit yang lalu
Jadwal baru berlaku 1 Desember 2026 dan mempersingkat perjalanan sejumlah kereta bersubsidi.
Terbit · 2 min read

PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 pada 1 Desember 2026, dengan waktu tempuh sejumlah kereta bersubsidi dipangkas hingga 92 menit. Menurut laporan ANTARA, perubahan jadwal itu mencakup KA Kahuripan, Airlangga, Serayu, Probowangi, Cikuray, Bengawan, dan Tawang Alun.
Penyesuaian berlaku pada sejumlah relasi kereta antarkota. Pengurangan terbesar tercatat pada perjalanan KA Kahuripan dari Blitar menuju Kiaracondong, yang waktu tempuhnya berkurang 92 menit dibandingkan GAPEKA 2025.
Wakil Presiden Komunikasi Korporat KAI Anne Purba mengatakan pengurangan waktu tempuh memberi kesempatan kepada penumpang untuk tiba lebih awal dan mengatur kegiatan di kota tujuan. Ia menyebut perubahan pada KA Kahuripan sebagai salah satu hasil peningkatan layanan kereta bersubsidi.
Pada KA Airlangga, perjalanan Surabaya Pasarturi menuju Pasar Senen dipersingkat 52 menit, sedangkan arah sebaliknya berkurang 51 menit. Waktu tempuh KA Serayu dari Pasar Senen menuju Purwokerto melalui Kroya berkurang 31 menit pada perjalanan KA 318–319; perjalanan Serayu lainnya dipersingkat 3–6 menit, bergantung pada arah dan nomor perjalanan.
Pengurangan waktu tempuh juga berlaku pada KA Probowangi dari Surabaya Gubeng menuju Ketapang, sebanyak 12 menit. KA Cikuray dari Pasar Senen menuju Garut dipersingkat 7 menit, KA Bengawan dari Purwosari menuju Pasar Senen 4 menit, dan KA Tawang Alun dari Ketapang melalui Bangil menuju Malang Kota Lama 1 menit.
Anne mengatakan penyesuaian dilakukan dengan mengevaluasi jadwal, persilangan dan penyusulan kereta, pemberhentian, serta kondisi sarana dan prasarana. Besaran perubahan berbeda menurut arah dan nomor perjalanan, sementara keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama.
Menurut laporan yang sama, enam layanan tersebut melayani 4.571.278 pelanggan sepanjang Januari–Oktober 2026. Jumlah itu terdiri atas 1.102.509 pelanggan KA Airlangga, 1.047.130 pelanggan KA Serayu, 681.208 pelanggan KA Kahuripan, 666.106 pelanggan KA Bengawan, 597.015 pelanggan KA Probowangi, dan 477.310 pelanggan KA Cikuray.
Di Sumatra, kapasitas kereta antarkota bertambah dari 17.204 menjadi 17.648 tempat duduk, sedangkan kapasitas kereta perkotaan naik dari 18.432 menjadi 20.176 tempat duduk dibandingkan GAPEKA sebelumnya. Secara keseluruhan, GAPEKA 2026 mencatat 74 perjalanan kereta antarkota dengan waktu tempuh lebih singkat; KAI mengimbau pelanggan memeriksa jadwal melalui aplikasi Access by KAI atau kanal informasi resmi menjelang pemberlakuan pada 1 Desember 2026.