
Warga Hazle Township Tolak Proyek Pusat Data
15 menit yang lalu
China memiliki jumlah terbesar, sedangkan Kanada mencatat proporsi penduduk berpendidikan tinggi tertinggi.
Terbit · 1 min read

Kanada memiliki proporsi penduduk berusia 25-64 tahun dengan kualifikasi pendidikan tinggi terbesar di antara negara yang dianalisis, menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Visual Capitalist.
Data tersebut berasal dari Education at a Glance 2026 yang diolah Visual Capitalist dari data OECD dan estimasi populasi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Analisis mencakup 47 negara.
Kualifikasi pendidikan tinggi dalam analisis itu meliputi pendidikan setelah sekolah menengah, mulai dari program berdurasi pendek hingga gelar doktor. Totalnya mencapai 647,1 juta penduduk berusia 25-64 tahun di negara-negara yang dianalisis.
Jika dihitung berdasarkan jumlah orang, China berada di urutan pertama dengan 152,4 juta penduduk berpendidikan tinggi. India menyusul dengan 119,2 juta orang, sedangkan Amerika Serikat mencatat 93 juta orang.
Ketiga negara tersebut secara gabungan menyumbang sekitar 56 persen dari total dalam pemeringkatan. Namun, proporsi penduduk usia produktif dengan kualifikasi pendidikan tinggi di China sebesar 18 persen dan di India 16 persen.
Kanada mencatat proporsi tertinggi, yakni 63 persen, diikuti Jepang dengan 58 persen dan Inggris dengan 55 persen. Rata-rata negara OECD berada di angka 43 persen.
Jika perhitungan dibatasi pada penduduk bergelar sarjana atau lebih tinggi, proporsi Amerika Serikat mencapai 41 persen dan Kanada 39 persen. Laporan itu juga menyebut tingkat pendidikan tinggi cenderung lebih besar di negara berpendapatan tinggi, meski pendapatan bukan satu-satunya faktor penentu.
Sebagai perbandingan, proporsi penduduk berpendidikan tinggi di Inggris mencapai 55 persen, sedangkan Italia 22 persen, meskipun pendapatan per kapita kedua negara hampir sama. Laporan tersebut mengingatkan bahwa jumlah lulusan perguruan tinggi bukan satu-satunya tolok ukur keterampilan tenaga kerja.