
Kejati Riau Tahan Delapan Tersangka Korupsi Dana PI
1 jam yang lalu
Kemenbud mencatat 1.257 cagar budaya nasional hingga Oktober 2026 dan meneliti sekitar 7.000 objek serta situs.
Terbit · 1 min read

Kementerian Kebudayaan mencatat 1.257 cagar budaya peringkat nasional hingga Oktober 2026. Menurut laporan ANTARA, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan angka tersebut dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Jumlah itu terdiri atas 85 penambahan pada 2025 dan 1.172 pada periode pelaporan 2026. ANTARA menyebut angka tersebut sebagai pembaruan dari pemberitaan sebelumnya yang mencatat 1.515 cagar budaya nasional.
Fadli mengatakan jumlah yang tercatat sejak 2013 hingga 2024 adalah 228. “Kita sudah melewati rekor yang selama ini, sejak 2013 sampai 2024, pencatatannya hanya 228. Sekarang kita ada di angka 1.257 cagar budaya nasional,” kata Fadli.
Menurut laporan yang sama, Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi mempercepat penetapan cagar budaya. Upaya itu, menurut Fadli, dilakukan untuk menjaga warisan budaya serta keberlangsungan tradisi dan masyarakat pengampunya.
Fadli mengatakan tim ahli menggelar rapat hampir setiap hari untuk mendorong penetapan. Ia menyebut percepatan dilakukan karena masih banyak pekerjaan yang perlu diselesaikan, setelah sebelumnya terdapat banyak kajian dan pertimbangan.
Sekitar 7.000 objek dan situs masih diteliti oleh tim ahli, menurut Fadli. Objek dan situs tersebut belum menjadi cagar budaya peringkat nasional yang telah ditetapkan karena masih menunggu hasil akhir kajian.
Selain penetapan, Kementerian Kebudayaan menangani pemugaran dan pemeliharaan cagar budaya, museum, istana, serta keraton. Hingga 2026, sebanyak 104 objek telah ditangani: 73 pada 2025 dan 31 pada 2026.
Fadli menyebut kementerian merencanakan penambahan penanganan objek hingga akhir tahun. Kementerian juga menyiapkan buku sejarah Indonesia yang terdiri atas 12 buku; lima jilid telah diluncurkan pada Agustus dan lima jilid berikutnya ditargetkan selesai atau diluncurkan pada akhir Oktober.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.