
PLN dan Pemkab Toli-Toli Tinjau Tapak SUTT
15 menit yang lalu
TKA digunakan untuk memetakan capaian akademik dan menjadi bahan evaluasi pembelajaran di SMK.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaksanakan tes kemampuan akademik (TKA) bagi 1,4 juta murid SMK. Kegiatan ini ditujukan untuk memperoleh gambaran capaian pembelajaran yang lebih terukur.
Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin menyampaikan hal itu di Jakarta Pusat pada Selasa (27/10/2026). Salah satu pelaksanaan gelombang pertama berlangsung di SMKN 2 Kota Depok, Jawa Barat, dengan 440 peserta.
Tatang mengatakan TKA menjadi alat untuk memetakan kemampuan akademik murid di tengah penguatan kompetensi kejuruan. Hasilnya dapat membantu mengidentifikasi aspek pembelajaran yang sudah berjalan baik dan yang masih perlu diperkuat.
Untuk jenjang SMK, Kemendikdasmen menyediakan paket soal baru yang disesuaikan dengan bidang keahlian. Tatang menyebut hasil TKA dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah sekaligus masukan untuk memperbaiki pembelajaran.
Ia berharap sekolah menggunakan hasil evaluasi untuk mengenali kebutuhan belajar dan menyusun langkah perbaikan yang relevan. Menurut Tatang, peningkatan mutu pendidikan vokasi perlu mempertimbangkan karakteristik serta kebutuhan setiap satuan pendidikan.
Kepala SMKN 2 Depok Yudhiansyah mengatakan sekolah telah menyosialisasikan TKA kepada murid dan orang tua serta memberikan pendampingan. Ia menyebut sekolah juga mengoptimalkan sarana dan prasarana, sementara nilai TKA dapat dipakai untuk mengevaluasi pembelajaran.
Seorang murid kelas 12 SMKN 2 Depok, Khansa Ghaisani Minhalina, mengatakan telah mempersiapkan diri selama satu bulan. Ia merasa soal yang diujikan tidak sesulit perkiraannya dan menilai TKA berguna untuk mengenali potensi akademik serta mempersiapkan diri melanjutkan ke perguruan tinggi.