
Kanada Teratas dalam Proporsi Penduduk Berpendidikan Tinggi
13 menit yang lalu
Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto wafat, kabar itu dikonfirmasi Kadispenal pada Minggu (25/10/2026).
Terbit · 1 min read

Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia. Menurut laporan CNN Indonesia, kabar wafatnya Widodo AS dikonfirmasi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama Tunggul pada Minggu (25/10/2026).
Widodo lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944. Ia putra keempat pasangan Adi Sutjipto dan Siti Fatonah, dan ayahnya berprofesi sebagai guru.
Menurut laporan yang sama, yang mengutip laman resmi TNI AL dan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Widodo menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Laut dan lulus pada 1968. Dalam kehidupan pribadinya, ia menikah dengan Sri Murniati.
Widodo menjabat Panglima TNI periode 1999-2002, lalu menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2004-2009. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden periode 2009-2014, dan tercatat sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut.
Ia diangkat menjadi Panglima TNI oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 1999, menggantikan Jenderal TNI Wiranto. Masa jabatannya berakhir pada 18 Juni 2002 dan digantikan Jenderal TNI Endriartono Sutarto.
Setelah itu, Widodo dipercaya Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri memimpin Tim Nasional Penanggulangan Dampak Situasi Irak. Widodo juga tercatat sebagai warga kehormatan Korps Marinir ke-10 pada 27 Juli 1999.
Sebelum menduduki jabatan tertinggi di TNI, Widodo memimpin Operasi Aru Jaya pada 11 Maret 1992. Saat itu ia berpangkat Kolonel Laut (P).
Operasi tersebut bertujuan menghalau kapal Lusitania Expresso yang hendak menabur bunga di Dili, Timor-Timur. Pengalaman itu menjadi bagian dari perjalanan kariernya di TNI AL sebelum ia memimpin seluruh jajaran TNI.