
Garudayaksa Kalahkan PSS 3-1 di Pakansari
17 menit yang lalu
Kedekatan dapat tumbuh dengan keterbukaan tanpa menghilangkan batas dan ruang pribadi.
Terbit · 1 min read

Profesor filsafat dan mantan Presiden Universitas Haifa, Aaron Ben-Ze’ev, menjelaskan bahwa hubungan romantis yang dekat tidak mengharuskan pasangan mengungkapkan seluruh kehidupan pribadi. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan pandangan itu dalam tulisan di Psychology Today.
Penjelasan tersebut dimuat pada Sabtu (31/10/2026). Bahan sumber menyebut Ben-Ze’ev sebagai penulis, tetapi tidak merinci tempat ia menyampaikan pandangan tersebut.
Ben-Ze’ev menilai pandangan bahwa pasangan harus selalu menyatu dapat membuat keterbukaan dipahami secara berlebihan. Setiap orang tetap memiliki identitas, keinginan, ingatan, dan pemikiran pribadi.
Ia menjelaskan bahwa keintiman membutuhkan keterbukaan dan kesediaan berbagi informasi personal, tetapi bukan berarti seseorang harus melepaskan seluruh batas privasinya. Membagikan setiap pikiran, termasuk fantasi sesaat atau kekesalan sementara, juga belum tentu bermanfaat bagi hubungan.
Menurut Ben-Ze’ev, pasangan perlu mempertimbangkan informasi apa yang perlu disampaikan dan kapan waktu yang tepat untuk membicarakannya. Ada pula hal-hal yang dapat tetap menjadi urusan pribadi.
Ia membedakan privasi dari kerahasiaan. Privasi berkaitan dengan ruang dan batas pribadi, sedangkan kerahasiaan dapat mencakup informasi yang sengaja disembunyikan meskipun pasangan memiliki alasan wajar untuk mengetahuinya.
Dalam penjelasannya, Ben-Ze’ev mengutip penelitian Christian Klesse dan Jenn van Hooff yang diterbitkan pada 2025 di jurnal The Sociological Review. Penelitian tersebut membahas beragam konteks kerahasiaan dalam hubungan intim, tetapi, menurut Ben-Ze’ev, hal itu tidak membenarkan kebohongan atau pengkhianatan.
Ben-Ze’ev menyatakan pasangan perlu menyeimbangkan keterbukaan dan privasi. Terlalu banyak keterbukaan dapat mengganggu otonomi pribadi, sementara terlalu banyak privasi berpotensi mengurangi keintiman; hubungan yang sehat memungkinkan seseorang dikenal tanpa kehilangan ruang untuk menjadi dirinya sendiri.