
BNPB Siapkan Mitigasi Kekeringan hingga 2027
11 menit yang lalu
Pieter Huistra menilai kesalahan bertahan berpengaruh pada kekalahan PSS dari Persik Kediri.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, PSS Sleman mengevaluasi lini pertahanan setelah kalah 1-2 dari Persik Kediri dalam laga Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur. Pelatih PSS, Pieter Huistra, menyebut kesalahan individu di lini belakang turut memengaruhi hasil pertandingan.
Laga itu disebut berlangsung Kamis (22/10/2026). Usai pertandingan, Huistra menilai kedua tim bermain positif dan sama-sama memiliki peluang mencetak gol. Ia juga menyoroti penalti untuk Persik serta gol PSS yang dianulir meski menurutnya posisi pemain tidak menunjukkan offside.
“Kedua tim bermain dengan cara yang positif, seperti sepak bola seharusnya dimainkan. Kedua tim memiliki peluang,” katanya. Menurut laporan yang sama, Huistra menilai keputusan penalti itu cukup mudah jika dilihat dari sudut pandang timnya.
Huistra mempertanyakan keputusan yang menganulir gol PSS karena ia menilai posisi pemain dalam proses terjadinya gol tersebut tidak menunjukkan offside. Ia mengatakan posisi yang dipersoalkan terjadi dalam rangkaian serangan sebelum umpan terakhir, dan berharap keputusan itu dapat dievaluasi dengan meninjau tayangan pertandingan.
Meski mengkritik sejumlah keputusan, Huistra mengakui timnya perlu memperbaiki kesalahan di lini pertahanan. Ia menilai lawan terlalu mudah mendapat kesempatan untuk menciptakan peluang berbahaya.
“Kesalahan bertahan tidak boleh memberikan kesempatan dua atau tiga kali kepada lawan untuk melakukan tembakan atau sundulan yang berujung gol,” ujarnya. Ia mengatakan PSS sempat bermain baik menjelang akhir babak pertama setelah mencetak gol penyeimbang, tetapi belum konsisten pada babak kedua dan beberapa kali kehilangan penguasaan bola.
Huistra juga menilai permainan tim berkembang dalam tiga laga terakhir dan kondisi fisik pemain meningkat setelah persiapan yang tidak ideal. Ia menyebut persiapan pramusim terkendala, termasuk persoalan kontrak pemain, sedangkan jeda kompetisi saat agenda FIFA memberi kesempatan untuk membenahi tim.
Menurut laporan yang sama, Huistra mengatakan proses adaptasi turut dipengaruhi perubahan kualitas dan komposisi pemain setelah PSS promosi dari Liga 2. Ia mengapresiasi dukungan suporter saat laga tandang dan berharap tim memperbaiki kekurangan untuk meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.