
Diabetes Bisa Menyerang Usia Muda, Ini Faktor Risikonya
14 menit yang lalu
Tentara Ukraina diselamatkan lewat pesawat nirawak setelah 491 hari bertahan di garis depan, menurut Reuters.
Terbit · 1 min read

Seorang tentara Ukraina diselamatkan menggunakan pesawat nirawak setelah bertahan selama 491 hari di posisi garis depan, menurut laporan Reuters yang dikutip CNBC Indonesia pada Senin (26/10/2026).
Menurut laporan yang sama, operasi penyelamatan itu disebut belum pernah dilakukan sebelumnya. Operasi tersebut menjadi gambaran bagaimana teknologi pesawat nirawak semakin mengubah strategi peperangan modern.
Video yang dirilis Brigade Serbu ke-92 Ukraina memperlihatkan sebuah pesawat nirawak mengangkut tentara yang terluka melintasi udara di wilayah Kharkiv. Sejumlah prajurit terlihat memantau proses evakuasi dan saling memberi selamat setelah misi penyelamatan berhasil diselesaikan.
Tentara yang diselamatkan itu bernama Kostiantyn Vlasenko, berusia 49 tahun, prajurit Brigade Mekanis ke-30 Ukraina. Ia berhasil dievakuasi pada Oktober 2026.
Kepada Reuters, Vlasenko mengaku sempat merasa tidak akan keluar hidup-hidup setelah menghabiskan 491 hari di garis depan, sebagian besar waktunya seorang diri. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengatakan telah menganggap dirinya seperti orang yang terkubur hidup-hidup.
Vlasenko tetap bertahan di posisinya meskipun mengalami cedera kaki parah. Ia menceritakan bahwa pasukan Rusia sempat mengira dirinya telah tewas.
Untuk bertahan hidup, ia bersembunyi di sebuah ruang ketel yang sangat sempit hingga akhirnya berhasil dievakuasi.
Operasi penyelamatan tersebut juga menyisakan duka. Vlasenko mengungkapkan bahwa dua tentara lainnya tewas ketika berusaha menjangkau dan menyelamatkannya.
Ia menggambarkan suara pesawat nirawak yang datang menjemputnya sebagai dengungan penyelamatan, suara yang menurutnya akan terus dikenang sepanjang hidup.