
Demo di Prancis Diwarnai Bentrokan dan Pembakaran Mobil
19 menit yang lalu
Tidur siang singkat dapat membantu fokus dan suasana hati, tetapi waktu serta durasinya perlu diperhatikan.
Terbit · 1 min read

Tidur siang singkat dapat membantu menjaga fokus, memori jangka pendek, dan suasana hati, tetapi durasi yang terlalu lama atau waktu yang kurang tepat bisa membuat seseorang merasa lelah dan linglung saat bangun. Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Prevention, manfaat tidur siang bergantung pada cara dan waktunya.
Sara Mednick, profesor ilmu kognitif di University of California, menjelaskan manfaat kognitif yang dapat muncul setelah tidur siang.
Mednick mengatakan, “Mereka yang tidur siang menunjukkan peningkatan memori verbal, spasial, dan memori kerja; kreativitas yang lebih baik; persepsi yang lebih baik; serta kemampuan memproses perhatian yang lebih baik setelah tidur siang.”
Raj Dasgupta, pakar tidur sekaligus profesor kedokteran klinis di Huntington Health California, membedakan fungsi tidur malam dan tidur siang. Menurutnya, tidur malam membantu pemulihan fisik dan kognitif secara menyeluruh, sedangkan tidur siang dapat memenuhi kebutuhan tubuh dalam jangka pendek.
Dasgupta menyebut tidur siang dapat membantu mengurangi beban pikiran, mempertajam fokus dan memori jangka pendek, serta memperbaiki suasana hati. Tidur singkat juga dapat menurunkan kadar adenosin, zat kimia di otak yang menumpuk selama seseorang terjaga dan berkontribusi pada rasa lelah.
CNN Indonesia menyarankan durasi tidur siang 10-20 menit, dengan batas maksimal sekitar 30 menit, serta waktu pada awal sore, sekitar pukul 13.00-15.00. Istirahat di tempat yang tenang dan sejuk, seperti sofa, dapat membantu mencegah tidur siang berubah menjadi tidur panjang, terutama bagi orang yang kerap mengalami insomnia malam hari.
Laporan itu juga menyebut NASA nap selama sekitar 26 menit dan Navy SEAL nap selama delapan menit dengan posisi kaki lebih tinggi daripada jantung sebagai gaya tidur siang yang dikenal. Dasgupta mengatakan kemampuan seseorang untuk tidur siang dipengaruhi faktor biologis, kebiasaan, dan genetik; orang yang sulit tidur siang tidak perlu memaksakan diri dan dapat memprioritaskan tidur malam berkualitas selama tujuh hingga sembilan jam.