
Pelajar Gagas Proyek Konservasi Mangrove di Jakarta Utara
12 menit yang lalu
Hyundai menyebut produksi Neira di Cikarang akan mendukung utilisasi pabrik dan memenuhi permintaan domestik.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan Suara.com, Hyundai berencana memproduksi mobil listrik Hyundai Neira di pabriknya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Perusahaan menyebut langkah itu bersama perakitan Kia Carens ditujukan untuk meningkatkan utilisasi fasilitas produksi.
Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mengatakan kapasitas tahunan pabrik Hyundai Manufacturing Indonesia mencapai 150.000 unit. Menurutnya, tingkat utilisasi saat ini masih sekitar setengah kapasitas tersebut.
Dalam keterangannya di Jakarta yang dikutip Suara.com, Fransiscus berharap produksi kedua model itu dapat meningkatkan utilisasi pabrik dan pendapatan, serta berdampak pada karyawan yang ada di fasilitas tersebut.
Fransiscus mengatakan Hyundai Neira, kendaraan listrik tujuh penumpang, akan diproduksi di Cikarang. Pengembangan komponen lokal untuk model itu didukung fasilitas pabrik baterai Hyundai di Karawang, Jawa Barat.
Ia menyatakan tingkat komponen dalam negeri Neira akan melampaui 60 persen. Menurut Fransiscus, target tersebut didukung produksi baterai di Karawang dan perakitan yang juga dilakukan di Cikarang, sesuai persyaratan yang berlaku pada 2027.
Menurut laporan Suara.com, perakitan lokal Neira diprioritaskan untuk memenuhi permintaan pasar Indonesia sebelum Hyundai menjajaki ekspor. Fransiscus mengatakan ekspor tetap menjadi peluang setelah kebutuhan domestik dipenuhi.
Presiden Direktur PT Hyundai Motors Indonesia Kenny Lee menyatakan perusahaan berkomitmen membangun ekosistem elektrifikasi di Indonesia. Ia menyebut produksi lokal, pengembangan rantai pasok, dan kolaborasi infrastruktur sebagai bagian dari upaya tersebut.
Suara.com juga mengutip riset internal perusahaan yang menempatkan Hyundai dalam dua besar merek kendaraan listrik terfavorit di kalangan Milenial dan Gen Z. Perusahaan menyatakan hasil itu mendorong perluasan ekosistem kendaraan listrik dan upaya membuat mobilitas listrik lebih mudah diakses.