
Kemenhub Revalidasi Kompetensi 143 Pemeriksa Kapal
8 menit yang lalu
Latihan di KRI Siriwjaya-100 melibatkan lima helikopter dan mencakup simulasi penanggulangan bencana.
Terbit · 1 min read

TNI AL menggelar latihan pengoperasian helikopter di atas KRI Siriwjaya-100 pada Senin (2/11/2026). Menurut laporan ANTARA, latihan itu ditujukan untuk mengasah kemampuan penerbang dalam menerbangkan dan mendaratkan helikopter dari kapal.
Kegiatan berlangsung di atas KRI Siriwjaya-100, yang disebut sebagai kapal induk pertama Indonesia. Informasi itu disampaikan dalam siaran pers resmi TNI AL yang diterima di Jakarta pada Selasa (3/11/2026).
Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul menyebut latihan melibatkan lima helikopter. Tiga di antaranya adalah AS565 MBe Panther dari Skuadron Udara 100.
Dua helikopter lainnya adalah Bell 412 dari Skuadron Udara 400 Wing Udara 2. Rincian jenis dan satuan helikopter tersebut disampaikan Tunggul dalam keterangan yang dikutip ANTARA.
Menurut laporan yang sama, helikopter digunakan untuk latihan lepas landas dan pendaratan di kapal. Pesawat-pesawat itu juga menjalani simulasi penanggulangan bencana dari kapal induk.
Tunggul menyatakan seluruh rangkaian latihan berlangsung aman dan lancar. Ia berharap kegiatan tersebut semakin mengasah kemampuan penerbang TNI AL untuk menjalankan operasi dari kapal induk.
Laporan ANTARA menyebut latihan berlangsung pada 2 November, sehari sebelum berita itu diterbitkan. Sumber tidak merinci lokasi latihan selain menyebutnya berlangsung di atas KRI Siriwjaya-100.