
CTBC Bank Raih Tiga Penghargaan Regional
10 menit yang lalu
Kesulitan mengelola emosi dapat terlihat dari reaksi impulsif hingga perubahan suasana hati yang cepat.
Terbit · 1 min read

Kesulitan mengelola emosi dapat terlihat dari reaksi berlebihan, suasana hati yang cepat berubah, hingga sulit menenangkan diri setelah marah atau sedih. CNNIndonesia merangkum tujuh tanda tersebut, dengan merujuk situs Clearview Outpatient untuk salah satu tandanya.
Dalam laporan CNNIndonesia, tanda-tanda itu mencakup bereaksi kuat terhadap masalah kecil, perubahan suasana hati yang cepat, dan kesulitan menenangkan diri. Naskah sumber tidak menyebut waktu atau tempat terjadinya suatu peristiwa; pembahasannya mengenai pola emosi dalam kehidupan sehari-hari.
Seseorang mungkin bereaksi sangat kuat terhadap kritik ringan atau rencana yang tidak berjalan sesuai harapan. Menurut situs Clearview Outpatient, reaksi emosional yang jauh lebih kuat daripada situasi yang dihadapi dapat menjadi salah satu tanda kesulitan regulasi emosi.
Perubahan suasana hati juga bisa terjadi dalam waktu singkat, misalnya dari senang menjadi sedih, kesal, atau cemas. CNNIndonesia menyebut kurang tidur, tekanan pekerjaan, dan konflik dengan orang lain sebagai hal yang dapat diperhatikan ketika perubahan itu sering terjadi dan mengganggu aktivitas.
Tanda lain adalah membutuhkan waktu lama untuk kembali tenang setelah marah atau sedih, termasuk ketika pikiran tentang masalah terus berulang. Naskah sumber menyarankan mengambil jeda, mengatur napas perlahan, atau menjauh sementara dari pemicu sebelum melanjutkan pembicaraan.
Saat emosi memuncak, seseorang mungkin bertindak impulsif, seperti membentak, mengirim pesan kasar, mengeluarkan uang tanpa pertimbangan, atau mengambil keputusan yang kemudian disesali. Kesulitan mengelola emosi juga dapat memicu konflik, misalnya ketika seseorang mudah tersinggung atau kesulitan menerima perbedaan pendapat.
Kesulitan mengenali perasaan sendiri dapat membuat seseorang tidak tahu apakah ia sedang marah, kecewa, takut, atau sedih. CNNIndonesia menyarankan mengenali emosi sebagai langkah awal untuk menentukan cara menghadapinya.
Tekanan emosional berkepanjangan dapat disertai keluhan fisik, seperti sakit kepala, otot tegang, gangguan tidur, masalah pencernaan, atau kelelahan. Namun, keluhan tersebut dapat memiliki berbagai penyebab dan tidak otomatis menunjukkan gangguan regulasi emosi; naskah sumber menyarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika keluhan sering terjadi atau mengganggu aktivitas.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.