
Argentina Perketat Pengamanan Jelang Kunjungan Paus
16 menit yang lalu
Yuliana Winata meninggal pada 7 November 2026; informasi disampaikan tim Artha Graha Peduli.
Terbit · 1 min read

Ibunda pengusaha Tomy Winata, Yuliana Winata, meninggal dunia pada Sabtu (7/11/2026). Menurut laporan CNBC Indonesia, informasi wafatnya disampaikan oleh tim Artha Graha Peduli (AGP).
Dalam keterangan yang diterima tim AGP, Yuliana disebut wafat pada pukul 12.58 pada tanggal tersebut. Laporan itu tidak menyebutkan lokasi maupun penyebab kematiannya.
Tomy Winata merupakan pendiri Artha Graha Group. Keterangan tim AGP menyebut Yuliana sebagai ibunda pendiri AGP.
Menurut laporan CNBC Indonesia, bisnis Artha Graha Group mencakup properti, keuangan, agroindustri, dan perhotelan sebagai empat pilar utamanya.
Laporan yang sama menyebut jaringan Artha Graha juga merambah pertambangan, media, hiburan, ritel, serta teknologi informasi dan telekomunikasi.
Tomy Winata juga disebut terkait dengan kawasan perkantoran SCBD, yang dikelola PT Danayasa Arthatama dan dikembangkan sejak 1987.
Laporan CNBC Indonesia turut menyebut keterkaitan Tomy Winata dengan PT Jakarta International Hotels & Development Tbk. Perusahaan tersebut didirikan pada November 1969 dan mulai beroperasi pada Maret 1974, saat Hotel Borobudur dibuka.