
Argentina Perketat Pengamanan Jelang Kunjungan Paus
16 menit yang lalu
Trump mengatakan serangan AS menargetkan pertahanan udara Iran; laporan Iran menyebut sejumlah drone ditembak jatuh.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNN Indonesia, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan militer AS melancarkan serangan terbatas ke Iran pada Jumat (6/11/2026), dengan sasaran sistem pertahanan udara negara itu.
Berbicara kepada wartawan di West Palm Beach, Florida, pada Jumat malam, Trump menyatakan operasi tersebut melumpuhkan sistem antipesawat Iran dalam waktu singkat. Ia tidak menjelaskan secara rinci sasaran maupun lokasi serangan.
Trump mengatakan, “Mereka (Iran) membuat semacam alat anti-pesawat dan kami melumpuhkannya dalam waktu sekitar 15 menit, mungkin lima menit,” sebagaimana dikutip dalam laporan tersebut.
Menurut laporan yang sama, media pemerintah Iran melaporkan dua suara ledakan terdengar di daerah Suza, Pulau Qeshm, pada Jumat. Laporan itu tidak merinci penyebab ledakan.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah mencegat dan menghancurkan pesawat nirawak pengintai dan tempur MQ-1 di atas Pulau Qeshm pada Jumat. IRGC juga melaporkan dua pesawat nirawak pengintai MQM-170 ditembak jatuh pada hari yang sama.
Dalam laporan terpisah, IRGC mengeklaim menghancurkan pesawat nirawak MQ-9 milik AS di atas Selat Hormuz. Hingga laporan CNN Indonesia diterbitkan, belum ada informasi mengenai korban jiwa atau kerusakan.
Laporan CNN Indonesia menyebut serangan pada Jumat itu merupakan serangan terbaru AS ke Iran pada pekan tersebut. Pada Senin (2/11/2026), militer AS juga melancarkan serangan terbatas ke Pulau Qeshm dan Hengam, di sekitar Selat Hormuz.