
Pemeriksaan Tak Temukan Tanda Stroke pada Atlet Silat
12 menit yang lalu
Moeldoko menilai pengguna kendaraan listrik turut mengurangi beban subsidi BBM pemerintah.
Terbit · 1 min read

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko meminta pemerintah tidak ragu memberikan subsidi kendaraan listrik. Menurut laporan CNNIndonesia.com, ia menilai penggunaan kendaraan listrik membantu pemerintah.
Pernyataan itu disampaikan dalam pembukaan Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Moeldoko mengatakan pengguna kendaraan listrik berkontribusi mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak (BBM). Ia menyebut pemerintah harus menyubsidi sektor BBM sebesar Rp264 triliun.
“Siapa pun yang menggunakan EV itu, dia berkontribusi untuk mengurangi subsidi BBM oleh pemerintah,” ujar Moeldoko.
Ia membandingkan pengeluaran bulanan pengguna mobil bermesin pembakaran internal dengan pengguna kendaraan listrik. Menurut Moeldoko, pengguna mobil konvensional membayar Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan, sedangkan pengguna kendaraan listrik mengeluarkan sekitar Rp800 ribuan.
Moeldoko menyebut selisih pengeluaran itu dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga lain, termasuk pendidikan. Menurutnya, hal tersebut turut membantu pemerintah menyediakan subsidi lainnya.
Ia juga menyatakan penggunaan kendaraan listrik berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih. Menurut Moeldoko, masyarakat yang lebih sehat dapat mengurangi biaya BPJS dan subsidi pemerintah untuk program tersebut.
Moeldoko menambahkan bahwa penggunaan kendaraan listrik membantu strategi pemerintah menekan inflasi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia kembali meminta pemerintah tidak ragu memberikan subsidi karena, menurutnya, manfaatnya juga dirasakan pemerintah.