
Polri Siapkan Layanan Medis untuk Aksi Unjuk Rasa
16 menit yang lalu
Faisol Riza menyebut pangsa pasar BEV meningkat, sementara pemerintah menyiapkan kebijakan TKDN.
Terbit · 1 min read

Pasar kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia mencatat peningkatan pangsa dalam beberapa tahun terakhir. Menurut laporan CNBC Indonesia, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menyampaikan perkembangan itu dalam Periklindo Electric Vehicle Conference.
Acara tersebut berlangsung di Jakarta Pusat pada Rabu (28/10/2026). Faisol mengatakan populasi kendaraan listrik di Indonesia hingga 2026 mencapai lebih dari 541.000 unit, termasuk kendaraan roda dua, roda tiga, dan kendaraan penumpang.
Menurut Faisol, pangsa BEV pada pasar kendaraan roda empat naik dari 0,99 persen pada 2022 menjadi 16,88 persen pada periode Januari hingga Agustus 2026. Pangsa mobil hibrida pada periode tersebut mencapai 9,68 persen.
Laporan yang sama menyebut pertumbuhan kendaraan elektrifikasi berlangsung di tengah bertambahnya pilihan kendaraan listrik dan hibrida. Kedua jenis kendaraan itu memiliki karakteristik teknologi dan kebutuhan penggunaan yang berbeda.
Faisol menilai perkembangan pasar membuka ruang bagi produsen untuk memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi sesuai kebutuhan konsumen Indonesia. Pertumbuhan permintaan juga dinilai membuka peluang investasi dan pengenalan model baru.
Pemerintah menetapkan target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) kendaraan listrik secara bertahap. Faisol mengatakan Kementerian Perindustrian menyiapkan kerangka kebijakan pengembangan industri kendaraan bermotor listrik, termasuk pengaturan TKDN dalam peta jalan.
Ia juga menyoroti kebutuhan investasi pada teknologi dan komponen utama, termasuk baterai. Menurut Faisol, kapasitas industri dan kualitas produk perlu berkembang seiring dengan permintaan pasar.
Menjelang 2027, Faisol mengatakan pertumbuhan industri kendaraan listrik perlu memberi manfaat bagi perekonomian nasional. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan industri dalam negeri memenuhi kebutuhan produksi dan komponen.