
Hujan Lebat Mengguyur Kota Palembang
11 menit yang lalu
UNTR mendukung uji lapangan truk tambang hybrid Komatsu berteknologi EREV di wilayah pertambangan Kideco.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, PT United Tractors Tbk (UNTR) selaku distributor resmi alat berat Komatsu mendukung dimulainya uji lapangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, truk angkut tambang kelas 100 ton generasi terbaru, di operasi pertambangan Indonesia.
Berdasarkan keterangan resmi di Jakarta pada Sabtu (24/10/2026), alat berat itu sedang dikembangkan oleh PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI) di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung (Kideco). Wilayah tersebut dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA), anak usaha UNTR.
Kepala Divisi Pemasaran UNTR, Jonathan T. Muljo, mengatakan uji lapangan itu menjadi bagian dari proses pengembangan Komatsu HD785-7 Hybrid EREV kelas 100 ton yang mengadopsi teknologi kendaraan listrik berjangkauan diperpanjang (EREV).
Jonathan menjelaskan, berbeda dengan sistem penggerak konvensional, pada teknologi EREV motor listrik berfungsi sebagai sumber penggerak utama. Baterai dapat diisi melalui sumber listrik eksternal maupun melalui mesin yang berfungsi sebagai generator.
Menurut dia, "Konfigurasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta mendukung pengurangan emisi karbon dalam kegiatan operasional pertambangan."
Jonathan berharap data dan temuan dari pengujian itu dapat memberi gambaran mengenai kinerja HD785-7 Hybrid EREV. Gambaran tersebut mencakup potensi peningkatan efisiensi bahan bakar, produktivitas, keandalan, serta aspek ekonomi operasional secara keseluruhan. Ia menyebut hasil evaluasi akan mendukung penyempurnaan produk sebelum tahap pengenalan ke pasar.
Bagi UNTR, kata Jonathan, pengembangan teknologi EREV sejalan dengan kebutuhan industri pertambangan untuk terus menjaga keseimbangan antara produktivitas, efisiensi operasional, dan pengurangan emisi karbon. "Inisiatif ini menjadi salah satu langkah penting dari upaya pengembangan alat berat dengan teknologi elektrifikasi di Indonesia untuk mewujudkan industri pertambangan yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan," ujarnya.
Jonathan menyebut PAMA, anak usaha UNTR dan salah satu kontraktor penambangan terbesar di Indonesia, telah berpengalaman menjalankan kegiatan operasional pertambangan skala besar. Menurut dia, lebih dari 3.000 unit Komatsu HD785-7 beroperasi di berbagai proyek, dan pengalaman itu menjadi basis yang relevan untuk mengevaluasi performa serta daya tahan teknologi EREV.
Menurut laporan yang sama, Kideco dipilih sebagai lokasi pengujian unit untuk memperoleh data mengenai performa teknologi EREV dalam kondisi pertambangan yang sebenarnya.