
Bene Dion dan Makna Pahlawan yang Membuka Jalan
10 menit yang lalu
Tiga peringatan dikeluarkan untuk dua wilayah, tetapi otoritas tidak menjelaskan jenis bahaya yang memicunya.
Terbit · 1 min read

Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan tiga peringatan potensi bahaya untuk warga di Yanbu dan Sharurah pada Kamis (5/11/2026). Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Anadolu Agency, otoritas kemudian menyatakan bahaya telah berlalu di kedua wilayah.
Peringatan itu disebarkan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat dan akun media sosial X. Bahan yang dikutip laporan tersebut tidak menyebut waktu pasti peringatan dikeluarkan.
Satu peringatan ditujukan kepada warga di kegubernuran Yanbu. Setelah peringatan dicabut, Pertahanan Sipil mengimbau warga tetap mengikuti instruksi serta menghindari kegiatan berkumpul dan merekam.
Dua peringatan lainnya ditujukan kepada warga di kegubernuran Sharurah, wilayah barat daya Najran. Otoritas menyatakan bahaya di wilayah itu telah berlalu beberapa menit setelah peringatan disiarkan.
Pertahanan Sipil tidak menjelaskan jenis bahaya yang memicu peringatan di Yanbu maupun Sharurah. Laporan yang sama menyebut penyebabnya belum diketahui publik.
Peringatan tersebut muncul di tengah konflik yang melibatkan pemberontak Houthi Yaman dan Arab Saudi. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Anadolu Agency, Houthi baru-baru ini melancarkan serangkaian serangan rudal dan pesawat nirawak yang menargetkan sejumlah wilayah kerajaan.
Arab Saudi memimpin koalisi militer untuk mendukung pemerintah Yaman melawan Houthi sejak Maret 2015, menurut laporan tersebut. Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sejumlah provinsi strategis sejak September 2014. Laporan tidak menyebutkan kaitan langsung antara konflik itu dan peringatan di Yanbu serta Sharurah.