
Mukhtarudin Ajak Daerah Perluas Sosialisasi SMK Go Global
11 menit yang lalu
Angelia Regina Wenas meminta Dinas Pertanian Sulut menyiapkan langkah untuk menghadapi dampak kekeringan terhadap petani.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan Manado Post, Anggota Komisi II DPRD Sulawesi Utara, Angelia Regina Wenas atau ARW, meminta Dinas Pertanian Sulut menyiapkan langkah antisipasi kekeringan bagi petani di Bolaang Mongondow Raya (Bolmong Raya). Permintaan itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama mitra kerja, termasuk Dinas Pertanian.
Dalam rapat itu, ARW menyoroti kesiapan program pemerintah untuk menghadapi kekeringan di sejumlah wilayah Bolmong Raya, tempat sebagian besar masyarakat disebut menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
ARW mempertanyakan langkah yang telah disiapkan Dinas Pertanian untuk menghadapi kondisi tersebut. “Kita ketahui bersama, sekarang ini terjadi kekeringan. Apalagi di daerah Bolmong Raya, sebagian besar wilayah sama sekali belum turun hujan. Sementara mayoritas masyarakat di sana adalah petani. Apakah Dinas Pertanian mengadakan program antisipasi terhadap kekeringan seperti yang terjadi sekarang ini?” ujar Angelia Regina Wenas.
Menurut laporan yang sama, ARW menilai kondisi cuaca yang menyebabkan sejumlah wilayah belum mendapat hujan perlu menjadi perhatian pemerintah. Langkah antisipasi dinilai diperlukan agar aktivitas pertanian dan penghidupan petani tidak semakin terdampak.
Laporan tersebut menyebut kekeringan yang berlangsung lama berpotensi memengaruhi jadwal tanam, kebutuhan pengairan, dan produktivitas tanaman. Dampaknya bergantung pada kondisi lahan serta jenis komoditas yang dibudidayakan.
ARW juga mengingatkan bahwa dampak kemarau dapat berlanjut setelah hujan kembali turun. Menurut laporan yang sama, pemulihan kegiatan pertanian dapat membutuhkan waktu dan dukungan tambahan, sehingga perencanaan program perlu mempertimbangkan risiko cuaca.
Selain meminta perhatian terhadap ancaman kekeringan, ARW menekankan pentingnya merealisasikan pokok-pokok pikiran yang berkaitan dengan sektor pertanian. Menurut laporan yang sama, ia menyebut usulan tersebut berhubungan dengan kebutuhan masyarakat yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan program pemerintah.