
Gusti Sura dan Adimas Rosdian Menikah di Solo
21 menit yang lalu
Kementerian ATR/BPN menyiapkan empat langkah untuk memperkuat manajemen talenta dan pengembangan karier ASN.
Terbit · 1 min read

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkomitmen memperkuat manajemen talenta yang mengedepankan meritokrasi. Menurut laporan ANTARA, komitmen itu disampaikan dalam ekspose di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Wakil Menteri ATR sekaligus Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyampaikan keterangannya di Jakarta pada Jumat (6/11/2026). Laporan ANTARA tidak menyebutkan tanggal dan lokasi ekspose tersebut.
Ossy mengatakan manajemen talenta bukan sekadar pemenuhan kebijakan kepegawaian, melainkan komitmen institusi yang perlu dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran ATR/BPN.
Ia memaparkan empat langkah penguatan, yakni komitmen pimpinan dalam pemetaan talenta, penguatan fungsi Komite Talenta ASN, serta penyempurnaan integrasi dan validitas data melalui SIASN dan SIMATA, termasuk pemetaan sembilan kotak talenta. Langkah lainnya adalah membangun keterbukaan dalam pengembangan karier pegawai.
Menurut Ossy, ATR/BPN memiliki lebih dari 33.000 aparatur sipil negara yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia mengatakan setiap pegawai perlu memperoleh kesempatan berkembang dan berkarier berdasarkan kompetensi, kinerja, serta potensi.
Ossy juga menyebut Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sejak awal menyampaikan bahwa lebih dari 80 persen pelayanan kementerian merupakan pelayanan publik. Karena itu, menurut Ossy, pembenahan perlu mencakup sistem dan sumber daya manusia.
Ossy mengatakan ATR/BPN membutuhkan arahan dan bimbingan BKN agar sistem manajemen talenta yang dibangun dapat diterapkan dengan baik.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menilai manajemen talenta penting untuk menyiapkan ASN yang kompeten dan sesuai kebutuhan organisasi. Ia mengatakan perubahan prioritas pemerintahan dan pertumbuhan jumlah ASN menuntut pengelolaan sumber daya manusia yang lebih adaptif. Zudan juga menyatakan BKN menyiapkan ASN sesuai standar jabatan agar siap ditempatkan.