
PBB Desak Houthi Bebaskan Personel yang Ditahan
11 menit yang lalu
Investor itu menekankan kesabaran dan strategi menyimpan saham untuk mengejar keuntungan jangka panjang.
Terbit · 1 min read

Investor Lo Kheng Hong menekankan kesabaran dan strategi membeli lalu menyimpan saham untuk memperoleh keuntungan besar. Menurut laporan CNBC Indonesia, ia menyampaikan pandangan tersebut saat harga saham melemah.
Pernyataan itu disampaikan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagaimana dikutip pada Jumat (6/11/2026). Laporan CNBC Indonesia menyebut IHSG, yang sebelumnya mencapai 9.000, turun ke bawah 5.000.
Lo Kheng Hong menilai keuntungan besar tidak diperoleh dari jual-beli saham dalam waktu singkat. Ia mengatakan investor perlu bersabar dan menunggu dalam jangka panjang.
“Uang besar hanya bisa didapat dari menunggu,” ujarnya, dikutip CNBC Indonesia.
Ia menyarankan investor membeli saham dan menyimpannya, bukan melakukan perdagangan jangka pendek. Menurutnya, jual-beli dalam waktu singkat sulit menghasilkan keuntungan besar.
Lo Kheng Hong mengatakan dirinya memegang saham dalam waktu lama. Ia memilih saham yang dinilainya bagus dan murah, lalu menunggu hingga harganya kembali ke nilai wajar.
Ia menyebut waktu kembalinya harga ke nilai wajar ditentukan oleh pasar, bukan oleh investor. Karena itu, menurutnya, investor perlu menunggu dengan sabar.
Lo Kheng Hong menggambarkan bursa sebagai perangkat yang memindahkan uang dari orang yang tidak sabar kepada orang yang sabar. Ia juga mengatakan pernah tetap memegang saham yang harganya jatuh dan belum kembali ke nilai wajarnya. “Terus menunggu dengan sabar,” katanya.