
Mahasiswa UGM Rintis Peternakan Bejo Farm
10 menit yang lalu
Guterres menilai serangan pemukim di Tepi Barat bertujuan mengusir warga Palestina dari tanah mereka.
Terbit · 1 min read

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan serangan pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki bertujuan mengusir warga Palestina dari tanah mereka. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan pernyataan itu kepada wartawan pada Kamis (22/10/2026).
Guterres menyebut warga Palestina terus mengalami serangan harian di wilayah tersebut. Ia mengatakan akan menuju Mesir pada Jumat (23/10/2026) untuk membahas persoalan itu.
Guterres menyatakan akan membawa pesan untuk menghentikan meluasnya perang, melindungi warga sipil, serta membuka ruang politik bagi diplomasi dan perdamaian.
Sebelumnya, pada Senin (19/10/2026), Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) memperingatkan bahwa petani Palestina kembali menghadapi ancaman selama musim panen zaitun di Tepi Barat.
OHCHR menyerukan perlindungan yang memadai bagi para petani serta akses aman ke lahan mereka, menurut laporan yang sama.
OHCHR mencatat 178 serangan pemukim terkait musim panen zaitun pada 2025. Serangan itu berdampak pada 88 kota dan desa di Palestina, jumlah tertinggi sejak 2020.
Lebih dari 6.000 pohon zaitun dan bibit tanaman juga dirusak. Jumlah itu dua kali lipat dibandingkan 2024 dan menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, menurut laporan yang sama.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.