
JICT Tekankan Kesehatan Pekerja Pelabuhan
14 menit yang lalu
Aliansi mencakup sejumlah bidang kerja sama, sementara Kanada menjajaki hubungan asosiasi dengan Uni Eropa.
Terbit · 1 min read

Kanada dan Uni Eropa (UE) meluncurkan Aliansi untuk Masa Depan setelah KTT Kanada-UE ke-21 di Montreal, Kanada. Menurut laporan ANTARA yang bersumber dari Xinhua, Perdana Menteri Kanada Mark Carney juga menyatakan negaranya berupaya menjadi anggota asosiasi pertama UE.
KTT berlangsung selama dua hari dan berakhir pada Jumat (30/10/2026). Pernyataan bersama kedua pihak mengenai peluncuran aliansi itu dirilis pada Jumat tersebut.
Aliansi itu mencakup kerja sama perdagangan dan regulasi, teknologi digital, penelitian dan komunikasi, bahan baku kritis dan energi, layanan dan pasar keuangan, keamanan dan kesiapsiagaan, serta hubungan antarmasyarakat.
Kantor Perdana Menteri Kanada menyebut aliansi tersebut sebagai kemitraan baru yang fleksibel. Kemitraan itu akan memanfaatkan kemampuan strategis Kanada, UE, dan negara-negara yang sepemikiran untuk menangani persoalan bersama.
Menurut siaran pers kantor tersebut, kerja sama diharapkan memberi lebih banyak pilihan dan menekan biaya bagi keluarga, membuka pasar ekspor bagi pelaku usaha, serta memperluas kesempatan generasi muda untuk tinggal, bekerja, dan belajar di Kanada maupun UE.
Carney mengatakan kedua pihak mengupayakan kemitraan sedalam mungkin tanpa keanggotaan penuh. “Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan menentukan substansi, skala, dan cakupan bentuk keanggotaan ini,” kata Carney.
Pernyataan bersama menyebut Kanada dan UE sedang merumuskan konsep asosiasi yang semakin erat. Konsep itu ditargetkan rampung pada Pertemuan Puncak Kanada-UE 2027, tanpa menjadikan Kanada anggota penuh UE.
Kedua pihak juga memperkenalkan lebih dari 20 inisiatif baru selama pertemuan puncak tersebut dan mengumumkan rampungnya perundingan Perjanjian Perdagangan Digital Kanada-UE. Kesepakatan itu bertujuan mengurangi hambatan perdagangan daring dan mempermudah perusahaan menjual barang serta jasa. Menurut laporan yang sama, perjanjian tersebut merupakan perjanjian pertama Kanada yang secara khusus mengatur perdagangan digital.