
Pramono Resmikan Puskesmas Taman Sari Jakarta Barat
15 menit yang lalu
Kemendikdasmen menyiapkan jadwal tersendiri bagi murid di daerah terdampak karhutla agar TKA SMA berlangsung aman.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan skema khusus pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA bagi murid di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Skema itu disiapkan agar tes berlangsung dengan aman.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan, pihaknya telah menyiapkan penjadwalan tersendiri bagi daerah yang kondisi karhutlanya belum memungkinkan murid mengikuti tes secara aman. Pernyataan itu disampaikan setelah ia meninjau pelaksanaan TKA gelombang pertama hari pertama di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin (26/10/2026).
"Karena keamanan dan keselamatan serta kesehatan murid adalah yang utama. Sudah kami jadwalkan nanti pelaksanaannya diselenggarakan secara tersendiri," kata Mu'ti.
Ia menjelaskan, Provinsi Kalimantan Tengah menjadi salah satu daerah yang mengajukan penjadwalan khusus untuk seluruh satuan pendidikan melalui surat resmi kepada Kemendikdasmen. Menurut Mu'ti, permohonan tersebut didasarkan pada kondisi karhutla yang belum memungkinkan murid belajar dan mengerjakan tes dengan aman.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin menjelaskan, pihaknya telah menetapkan SOP pelaksanaan TKA di wilayah terdampak bencana, termasuk karhutla. Menurut dia, penyesuaian jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi setiap wilayah.
Daerah yang masih memungkinkan menyelenggarakan tes dapat mengikuti TKA pada gelombang pertama atau kedua. Apabila kondisi di lapangan tidak memungkinkan, jadwal pelaksanaan dapat digeser hingga periode susulan.
"Kalau ada sesuatu yang terjadi di area itu, kami sudah punya prosedur-prosedur standar untuk memundurkan jadwal sesuai dengan keperluan mereka. Jadi, jadwal pelaksanaannya mundur sampai jadwal susulan," ujar Toni.
Toni menambahkan, jadwal susulan juga dapat dimanfaatkan murid yang berhalangan mengikuti TKA sesuai jadwal utama, misalnya karena sakit. Bila kondisi di wilayah terdampak bencana kembali berubah dan tes belum memungkinkan, Kemendikdasmen juga telah menyiapkan alternatif penjadwalan lainnya.
Menurut laporan yang sama, melalui skema tersebut Kemendikdasmen memastikan pelaksanaan TKA di wilayah terdampak karhutla dapat menyesuaikan kondisi lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan para murid.