
WIKA-CIPTA-WEGE KSO Sepakati Pembayaran Mandor
14 menit yang lalu
Kim meminta pengembangan teknologi drone dan kecerdasan buatan untuk memperkuat kemampuan militer Korea Utara.
Terbit · 1 min read

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meminta para bawahannya mempercepat pengembangan teknologi pesawat nirawak dan kecerdasan buatan untuk kepentingan militer. Menurut laporan CNNIndonesia.com yang mengutip media pemerintah Korea Utara KCNA, Kim menyampaikan dorongan itu di tengah ketidakstabilan global.
Dalam laporan KCNA pada Jumat (30/10/2026), Kim disebut menghadiri pameran dan demonstrasi teknologi penerbangan tanpa awak. Waktu dan lokasi acara tidak dirinci dalam bahan laporan tersebut.
Acara itu menampilkan drone serang taktis, rudal jelajah taktis, drone serbaguna, serta batalion peluncur roket multi-laras berkaliber 600 milimeter, menurut laporan yang sama.
KCNA melaporkan Kim menilai keunggulan teknologi drone penting karena peperangan modern berlangsung dinamis. Ia juga meminta agar penggunaan kecerdasan buatan tingkat tinggi dalam sistem persenjataan nirawak menjadi prioritas Korea Utara.
Laporan CNNIndonesia.com menyebut Kim berulang kali mendorong pengembangan drone dan kecerdasan buatan di bidang militer. Media pemerintah Korea Utara sebelumnya juga menyatakan bahwa Kim menempatkan kecerdasan buatan sebagai prioritas modernisasi persenjataan.
Profesor Universitas Kyungnam di Korea Selatan, Lim Eul Chul, menilai Korea Utara tampaknya sedang mengubah militernya dengan berfokus pada drone dan kecerdasan buatan. Ia menduga Pyongyang mengambil pelajaran dari perang di Ukraina dan Timur Tengah.
Lim juga menilai pameran persenjataan dalam skala besar itu menunjukkan Kim ingin menutup kemungkinan dialog dan negosiasi dengan Korea Selatan. Penilaian tersebut disampaikan sebagai pandangan Lim, bukan keterangan resmi pemerintah Korea Utara.