
Karhutla Papua Selatan Ancam Habitat TN Wasur
11 menit yang lalu
Pedoman Komisi Eropa mendorong persiapan kebutuhan darurat dan pendidikan kesiapsiagaan sejak dini.
Terbit · 1 min read

Komisi Eropa merilis pedoman kesiapsiagaan publik yang mendorong warga mampu memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri selama 72 jam pertama krisis. Pedoman itu juga mendorong pendidikan kesiapsiagaan masuk ke kurikulum sekolah.
Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Anadolu Agency pada Kamis (5/11/2026), Komisaris Eropa untuk Kesetaraan, Kesiapsiagaan, dan Manajemen Krisis Hadja Lahbib menyampaikan bahwa pedoman tersebut mencakup integrasi materi kesiapsiagaan ke pendidikan.
Komisi Eropa menyatakan pedoman itu bertujuan membekali individu dan masyarakat dengan pengetahuan serta alat untuk melindungi diri sendiri dan orang lain saat keadaan darurat.
Salah satu fokusnya adalah kemandirian warga selama tiga hari pertama krisis atau bencana. Untuk mendukungnya, Komisi merekomendasikan warga menyiapkan persediaan darurat dan tas perlengkapan keselamatan.
Pedoman tersebut juga mendorong negara-negara anggota Uni Eropa memasukkan materi kesiapsiagaan darurat ke pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar.
Komisi Eropa turut mengumumkan rencana menetapkan Hari Kesiapsiagaan Uni Eropa tahunan. Peringatan pertamanya direncanakan berlangsung pada Oktober 2027.
Pedoman itu merupakan bagian dari Strategi Persatuan Kesiapsiagaan Uni Eropa, yang diadopsi pada Maret 2025. Strategi tersebut bertujuan memperkuat kemampuan Eropa dalam mengantisipasi, mencegah, dan merespons ancaman.