
Dasco Targetkan Kemenangan Gerindra pada Pemilu 2029
8 menit yang lalu
Maruarar berencana meninjau Gambir bersama BRI dan KAI terkait proyek pembangunan rumah susun bagi masyarakat.
Terbit · 1 min read

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait berencana meninjau kawasan Gambir, Jakarta, bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), terkait proyek pembangunan rumah susun bagi masyarakat. Menurut laporan ANTARA, rencana itu disampaikan Maruarar di Jakarta pada Minggu (1/11/2026).
Kunjungan tersebut dijadwalkan pada Senin (2/11/2026) pukul 13.00 WIB. Maruarar menyebut pihaknya akan mulai mencoba membangun rusun bagi rakyat.
Maruarar, yang disapa Ara, juga menyampaikan bahwa hunian berkonsep pengembangan berorientasi transit (TOD) di Manggarai diminati masyarakat dan dinilai berhasil. Ia berharap hunian dengan konsep serupa dapat dibangun di lokasi lain.
Kementerian PKP berfokus pada pembangunan rusun bersubsidi, terutama di wilayah perkotaan, dengan memanfaatkan aset milik negara. Menurut laporan yang sama, hal itu merupakan bagian dari arah pembangunan hunian yang disampaikan kementerian.
Di Manggarai, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyiapkan kredit pemilikan rumah bersubsidi dengan tenor hingga 40 tahun dan suku bunga 6 persen sampai lunas. Informasi itu disampaikan Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu setelah peletakan batu pertama hunian terjangkau Manggarai di Jakarta pada Jumat (30/10/2026).
Nixon mengatakan skema pembiayaan jangka panjang tersebut dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian di pusat kota, dengan cicilan yang lebih terjangkau dan kepastian suku bunga dalam jangka panjang.
Pengembangan hunian Manggarai menggunakan pendekatan TOD, yang menghubungkan kawasan tempat tinggal dengan transportasi publik. Lokasinya berada di sekitar Stasiun Manggarai, sehingga penghuni dapat mengakses layanan transportasi untuk perjalanan dan kegiatan sehari-hari.